Dahlan-Jokowi siap dobrak birokrasi proyek raksasa
Sabtu, 23 Maret 2013 - 11:02 WIB
Dahlan-Jokowi siap dobrak birokrasi proyek raksasa
A
A
A
Sindonews.com - Koordinator Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Care, Budi Purnomo Karjodihardjo mengatakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur DKI jakarta, Joko Widodo (Jokowi) bertekad untuk mendobrak birokrasi yang ruwet. Hal ini agar berbagai rencana proyek untuk rakyat dapat segera dijalankan.
Budi yang pernah menjabat mantan Koordinator Media Center Jokowi-Ahok ini menjelaskan, Jokowi dan Dahlan merencanakan beberapa proyek seperti pembangunan rumah rusun, penggunaan lahan stasiun, pembangunan monorel, serta pembangunan waduk untuk mengatasi banjir Ibu Kota, dan sebagainya.
"Tadinya Dahlan dan Jokowi memang sedang mengatur waktu untuk bertemu. Karena, rencana untuk mewujudkan Jakarta dan sekitarnya itu terbentur pada birokrasi pusat yang tumpang tindih dan untuk pengurusannya harus memakan waktu yang panjang," kata Budi dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Sabtu (23/3/2013).
Namun, kata dia, realisasi pertemuan tersebut akhirnya terjadi ketika Dahlan dan Jokowi bertemu pada saat menunggu acara ground breaking Pembangunan Pelabuhan Terminal Baru di Kalibaru, Tanjung Priok oleh Presiden SBY pada 22 Maret 2013, di kantor Pelindo Priok, Jakarta Utara.
"Namun ternyata justru bertemu lebih cepat, yaitu saat menunggu kedatangan Presiden SBY yang akan meresmikian pelabuhan, di kantor PT Pelindo," tutur Budi yang juga mendampingi Dahlan dalam acara tersebut.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut sekitar satu jam Dahlan dan Jokowi membahas bagaimana mengatur startegi perizinan, agar beberapa rencana mereka mewujudkan pembangunan untuk rakyat bisa terlaksana dengan cepat.
"Dalam pertemuan itu, Dahlan meminta kepada Jokowi agar semua rencana yang bersinergi itu harus tetap jalan dan dibuat untuk kebutuhan rakyat. Jokowi juga menyetujui agar beberapa rencananya tersebut bisa berjalan secara cepat," ungkapnya.
Seperti diketahui, sejak dilantik menjadi Gubernur DKI, Jokowi sudah dua kali mendatangi kantor Dahlan untuk membicarakan beberapa proyek raksasa Jakarta, untuk bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Dahlan berjanji, akan total membantu Jokowi dari berbagai kesulitan pembangunan sejauh berkaitan dengan Kementerian BUMN.
Budi yang pernah menjabat mantan Koordinator Media Center Jokowi-Ahok ini menjelaskan, Jokowi dan Dahlan merencanakan beberapa proyek seperti pembangunan rumah rusun, penggunaan lahan stasiun, pembangunan monorel, serta pembangunan waduk untuk mengatasi banjir Ibu Kota, dan sebagainya.
"Tadinya Dahlan dan Jokowi memang sedang mengatur waktu untuk bertemu. Karena, rencana untuk mewujudkan Jakarta dan sekitarnya itu terbentur pada birokrasi pusat yang tumpang tindih dan untuk pengurusannya harus memakan waktu yang panjang," kata Budi dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Sabtu (23/3/2013).
Namun, kata dia, realisasi pertemuan tersebut akhirnya terjadi ketika Dahlan dan Jokowi bertemu pada saat menunggu acara ground breaking Pembangunan Pelabuhan Terminal Baru di Kalibaru, Tanjung Priok oleh Presiden SBY pada 22 Maret 2013, di kantor Pelindo Priok, Jakarta Utara.
"Namun ternyata justru bertemu lebih cepat, yaitu saat menunggu kedatangan Presiden SBY yang akan meresmikian pelabuhan, di kantor PT Pelindo," tutur Budi yang juga mendampingi Dahlan dalam acara tersebut.
Menurutnya, dalam pertemuan tersebut sekitar satu jam Dahlan dan Jokowi membahas bagaimana mengatur startegi perizinan, agar beberapa rencana mereka mewujudkan pembangunan untuk rakyat bisa terlaksana dengan cepat.
"Dalam pertemuan itu, Dahlan meminta kepada Jokowi agar semua rencana yang bersinergi itu harus tetap jalan dan dibuat untuk kebutuhan rakyat. Jokowi juga menyetujui agar beberapa rencananya tersebut bisa berjalan secara cepat," ungkapnya.
Seperti diketahui, sejak dilantik menjadi Gubernur DKI, Jokowi sudah dua kali mendatangi kantor Dahlan untuk membicarakan beberapa proyek raksasa Jakarta, untuk bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Dahlan berjanji, akan total membantu Jokowi dari berbagai kesulitan pembangunan sejauh berkaitan dengan Kementerian BUMN.
(izz)
Lihat Juga :