Kekhawatiran perkembangan Siprus buat Wall Street terkoreksi
Selasa, 26 Maret 2013 - 08:49 WIB
Kekhawatiran perkembangan Siprus buat Wall Street terkoreksi
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup terkoreksi di tengah kekhawatiran baru tentang perkembangan Siprus dan zona Eropa. Ini menyebabkan Indeks S&P 500 ditutup menjauhi rekor tertingginya.
Saham-saham terkoreksi setelah Menteri Keuangan zona Eropa, Jeroen Dijsselbloem mengatakan bahwa Siprus merupakan kasus khusus dengan tantangan yang luar biasa, sehingga diperlukan bantuan dana talangan (bailout). Program ini disesuaikan dengan kondisi makro ekonomi negara bersangutan.
"Ada kelegaaan kesepakatan tercapai, namun masih ada kekhawatiran akan lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Kepala Investasi Bank BMO Swasta, Jack Ablin, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/3/2013).
Sebelum sambutannya, indeks Dow Jones sempat menguat ke rekor intraday tertinggi dan indeks The S&P 500 mendekati level tertinggi setelah tercapai kesepakatan Siprus mendapat bailout dan menghindari kemungkinan negara tersebut keluar dari zona Eropa.
Sementara saham perbankan ditutup mencatat penurunan tertinggi. Saham Morgan Stanley (MS.N) turun satu persen menjadi USD21,97, sementara Bank of America (BAC.N) turun 1,3 persen menjadi USD12,40.
The Dow Jones industrial average (DJI) tergelincir 64,28 poin atau 0,44 persen menjadi 14.447,75, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) merosot 5,20 poin atau 0,33 persen ke 1.551,69, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 9,70 poin atau 0,30 persen menjadi 3.235,30.
Saham-saham terkoreksi setelah Menteri Keuangan zona Eropa, Jeroen Dijsselbloem mengatakan bahwa Siprus merupakan kasus khusus dengan tantangan yang luar biasa, sehingga diperlukan bantuan dana talangan (bailout). Program ini disesuaikan dengan kondisi makro ekonomi negara bersangutan.
"Ada kelegaaan kesepakatan tercapai, namun masih ada kekhawatiran akan lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Kepala Investasi Bank BMO Swasta, Jack Ablin, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/3/2013).
Sebelum sambutannya, indeks Dow Jones sempat menguat ke rekor intraday tertinggi dan indeks The S&P 500 mendekati level tertinggi setelah tercapai kesepakatan Siprus mendapat bailout dan menghindari kemungkinan negara tersebut keluar dari zona Eropa.
Sementara saham perbankan ditutup mencatat penurunan tertinggi. Saham Morgan Stanley (MS.N) turun satu persen menjadi USD21,97, sementara Bank of America (BAC.N) turun 1,3 persen menjadi USD12,40.
The Dow Jones industrial average (DJI) tergelincir 64,28 poin atau 0,44 persen menjadi 14.447,75, Indeks The Standard & Poor 500 (SPX) merosot 5,20 poin atau 0,33 persen ke 1.551,69, dan Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 9,70 poin atau 0,30 persen menjadi 3.235,30.
(rna)
Lihat Juga :