IHSG dikhawatirkan lanjutkan pelemahan

Senin, 29 April 2013 - 08:07 WIB
IHSG dikhawatirkan lanjutkan...
IHSG dikhawatirkan lanjutkan pelemahan
A A A
Sindonews.com - Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang memperkirakan pelemahan lanjutan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah data membentuk pola Two Black Crows mengindikasikan Bearish Continuation di hari Senin dalam kisaran support-resistance 4.960 dan 4.997.

"Melihat pola yang terbentuk pada perdagangan hari ini, maka beberapa saham pilihan dapat dijadikan pertimbangan dalam melakukan transaksi pembelian hari ini," jelas Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, di Jakarta, Senin (29/4/2013).

271 dari 500 emiten dalam Indeks S&P 500 yang telah merelease earnings Laporan Keuang Kuatal 1 tahun 2013 (LK Q1/2013), 69 persen diantaranya mengalahkan estimasi awal analis (jauh di atas rata-rata 64 persen sejak tahun 1994).

Akan tetapi, hanya 43.9 persen emiten yang telah mengalahkan perkiraan awal analis untuk revenue, jauh di bawah rata-rata 62 persen sejak tahun 2002 dan 52 persen sejak 4 kuartal terakhir dimana saat ini analis memperkirakan earnings tumbuh rata-rata 3.8 persen, di atas ekspektasi 1 April 2013 sebesar 1.5 persen.

Minggu ini fokus utama tetap tertuju atas release earnings Q1/2013 dimana bebebrapa emiten besar yang akan merelease LK-nya seperti BP, Deutsche Bank, Pfizer, UBS, Aetna, US Steel, DreamWorks Animation (Selasa); Comcast, MasterCard, Merck, Time Warner, Facebook, Visa, CBS, Marriott (Rabu); GM, Royal Dutch Shell, Kellogg, AIG, Kraft Foods (Kamis) dan Berkshire Hathaway (Jumat).

Di samping itu, beberapa data ekonomi penting yang perlu diperhatikan seperti; personal income and outlays, pending home sales (Senin); Employment cost index, S&P case-shiller home price index, Chicago PMI, consumer confidence (Selasa); Mortgage applications, ADP employment, PMI manufacturing, ISM mfg index, construction spending, FOMC mtg announcement, auto sales (Rabu); Challenger job-cut report, ECB announcement, jobless claims, (Kamis) & Nonfarm payrolls, factory orders, ISM non-mfg index (Jumat).

Di luar AS, data ekonomi negara besar yg perlu diperhatikan seperti; China (Non & Manufacturing PMI); Japan (Jobless Rate, Household Spending, Industrial Production,Retailer Trade); Zona Euro (Industrial and Consumer Confidence, Unemployment Rate, PMI Manufacturing).

Dari Indonesia, di samping menunggu kelanjutan emiten yang merelease LK Q1/2013, juga menunggu data ekonomi yang akan direlease seperti; inflasi April dalam range 0,5 persen-0,6 persen dan ekspor Maret 2013 dalam range USD14,95 miliar-USD15,35 miliar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
19 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved