Sesi I, IHSG parkir di level 4.994
Senin, 29 April 2013 - 12:22 WIB
Sesi I, IHSG parkir di level 4.994
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri paruh waktu perdagangan dengan sepinya transaksi. Meski naik, IHSG masih belum mampu menembus level 5.000.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Senin (29/4/2013) menguat 15,606 poin atau setara 0,31 persen ke level 4.994,113. LQ45 naik 3,421 poin atau setara 0,41 persen ke level 845,355, serta Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 1,95 poin ke level 666,59.
Nilai transaksi tercatat sebesar 1,8 triliun dengan 2,102 miliar lembar saham diperdagangkan. Terpantau 115 saham tercatat menguat, 102 saham melemah, dan 115 saham stagnan.
Sektor pendukung IHSG antara lain sektor komoditas seperti keuangan, infrastruktur, properti, dan perdagangan. Namun beberapa sektor seperti perkebunan dan pertambangan malah terkoreksi.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT HM Sampoerna (HMSP) naik Rp550 ke Rp84.300, PT Indocement (INTP) naik Rp350 ke Rp25.500, dan PT BTPN (BTPN) naik Rp350 ke Rp5.350.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp1.650 ke Rp36.600, PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp650 ke Rp49.350, PT Surya Toto (TOTO) turun ke Rp500 ke Rp7.900, dan PT Indo Kordsa (BRAM) turun Rp400 ke Rp2.500.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Senin (29/4/2013) menguat 15,606 poin atau setara 0,31 persen ke level 4.994,113. LQ45 naik 3,421 poin atau setara 0,41 persen ke level 845,355, serta Jakarta Islamic Indeks (JII) naik 1,95 poin ke level 666,59.
Nilai transaksi tercatat sebesar 1,8 triliun dengan 2,102 miliar lembar saham diperdagangkan. Terpantau 115 saham tercatat menguat, 102 saham melemah, dan 115 saham stagnan.
Sektor pendukung IHSG antara lain sektor komoditas seperti keuangan, infrastruktur, properti, dan perdagangan. Namun beberapa sektor seperti perkebunan dan pertambangan malah terkoreksi.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT HM Sampoerna (HMSP) naik Rp550 ke Rp84.300, PT Indocement (INTP) naik Rp350 ke Rp25.500, dan PT BTPN (BTPN) naik Rp350 ke Rp5.350.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp1.650 ke Rp36.600, PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp650 ke Rp49.350, PT Surya Toto (TOTO) turun ke Rp500 ke Rp7.900, dan PT Indo Kordsa (BRAM) turun Rp400 ke Rp2.500.
(gpr)
Lihat Juga :