BPS khawatir masyarakat enggan berikan data

Senin, 29 April 2013 - 15:33 WIB
BPS khawatir masyarakat...
BPS khawatir masyarakat enggan berikan data
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengkhawatirkan sensus pertanian yang dilaksanakan pada 1 Mei mendatang akan terkendala kesediaan masyarakat dalam memberikan data pertanian. Pasalnya, penolakan responden dalam proses survei terus meningkat.

"Sekarang ini tantangan terberat kami yang terus semakin berat adalah adanya penolakan responden untuk disurvei. Ini kami khawatirkan terjadi juga pada sensus pertanian Mei ini," ujar Kepala BPS, Suryamin di Gedung BPS, Jakarta, Senin (29/4/2013).

Suryamin menambahkan, penolakan yang kerap terjadi dikarenakan masyarakat belum memahami manfaat data hasil survei. "Adanya penolakan responden ini, umumnya terjadi karena mereka belum memahami secara komprehensif manfaat dari data hasil survei. Data-data responden sangat besar manfaatnya untuk dapat membangun kebijakan pemerintah," paparnya.

Dia menyebut pengolahan data sangatlah penting. Menurutnya, salah satu sumber krisis ekonomi yang terjadi pada 1998 adalah karena pemerintah kurang maksimal memanfaatkan dan memahami data dari BPS.

"Ada ungkapan yang mengatakan bahwa sebuah negara bisa maju jika pemerintahnya bisa secara maksimal memanfaatkan data," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Motogp Mandalika 2022,...
Motogp Mandalika 2022, Penonton Hari Kedua Membeludak
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya...
Ducati Sudah Tepat Merekrutnya di MotoGP 2021
Momen Penonton MotoGP...
Momen Penonton MotoGP Thailand 2024 Dibawa Naik Tuktuk untuk Menuju Tribun
Tak Mau Ketinggalan...
Tak Mau Ketinggalan Aksi Pembalap, Penonton Datangi Sirkuit Mandalika Sejak Pagi
Puncak Arus Balik Penonton...
Puncak Arus Balik Penonton MotoGP Diprediksi Malam Ini, Kemenhub Siapkan Tiket 'Go Show'
Suguhkan 63 Balapan...
Suguhkan 63 Balapan Live, Saksikan Seluruh Rangkaian Seri MotoGP di SPOTV melalui Vision+!
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
36 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved