Pasokan kurang, harga elpiji 3 kg di Bone naik

Minggu, 26 Mei 2013 - 14:39 WIB
Pasokan kurang, harga...
Pasokan kurang, harga elpiji 3 kg di Bone naik
A A A
Sindonews.com - Harga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di sejumlah penjual eceran di Kabupaten Bone mengalami kenaikan mencapai Rp 2.000.

Bahkan kurangnya pasokan tabung gas elpiji dari pangkalan Pertamina ini dikeluhkan masyarakat setempat. Hal ini diungkapkan penjual eceran tabung gas, Mardiana yang mengatakan, bahwa kenaikan harga tabung gas elpiji sudah berlangsung dua hari sejak 24 Mei 2013.

Menurutnya, pasokan dari pangkalan Pertamina yang mengalami kekurangan gas sehingga stok tabung terbatas. Untuk penjualannya, harga sebelumnya Rp15 ribu per tabung, naik menjadi Rp17 ribu per tabung.

"Pasokan gas kurang, sementara permintaan lebih banyak jadi kami naikkan harganya," ujar Mardiana, Minggu, (26/5/2013).

Akibat kenaikan harga tabung gas elpiji itu, masyarakat resah dengan harga yang bervariasi dan belum ada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang diberikan pemerintah.

"Kita berharap harga normal, jangan sampai menjelang puasa nanti kebutuhan tabung gas elpiji akan naik lagi," keluh Martati, warga setempat.

Ditempat terpisah, Kepala Pangkalan PT Balla Energi Utama, Andi Subhan Galigo mengatakan, belum mengetahui adanya kenaikan gas elpiji. Hanya saja, untuk stok tabung berkurang dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Energi (SPBE) yang terletak di Desa Pallawarukka, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone.

Sebagaimana informasi yang dihimpun dari SPBE Pallawarukka yang mendistribusikan tabung di daerah Bone Soppeng, Wajo, dan Sinjai ini setiap hari mendistribusikan 25 mobil truk. Di mana setiap mobil berisi 560 tabung gas.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
27 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
46 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved