Ford minta Uni Eropa batasi impor mobil Korsel

Senin, 27 Mei 2013 - 16:12 WIB
Ford minta Uni Eropa...
Ford minta Uni Eropa batasi impor mobil Korsel
A A A
Sindonews.com - Chairman dan CEO Ford Eropa, Stephen Odell menyerukan kepada Uni Eropa untuk membatasi impor mobil dari Korea Selatan (Korsel). Alasannya, pemerintah Korsel terus melakukan hambatan pada perdagangan di Uni Eropa.

Seperti dikutip dari Inautonews, Senin (27/5/2013), Uni Eropa harus mengubah aturan perjanjian perdagangan bebas dengan Jepang, karena pemerintah Tokyo menolak menyelesaikan hambatan non-tarif untuk kendaraan.

Dia mengatakan, bahwa impor dari Korea Selatan ke Uni Eropa mencapai 1 juta unit, yang akan menjadi lima kali jumlah ekspor Eropa ke pasar Korea.

"Hal terakhir yang kita butuhkan adalah Jepang memperburuk pasokan surplus untuk Eropa dengan membanjiri pasar dengan produk," katanya.

Ford telah mencapai keuntungan yang tinggi selama 15 kuartal berturut-turut. Tetapi unit penjualan di Eropa terus melaporkan kerugian. Di mana kerugian sebelum pajak hampir USD1,8 miliar pada tahun lalu.

Stephen Odell memperkirakan Ford Eropa akan mengalami kerugian hampir USD2 miliar pada akhir tahun ini. "Tingkat lapangan bermain kadang terasa seolah-olah itu telah dibangun di sisi gunung," katanya.

Bagian dari rencana restrukturisasi Eropa, Ford telah menutup sebuah pabrik penting di Belgia. Namun, pihaknya terus berinvestasi dalam produk baru, dan berencana untuk memperkenalkan 15 kendaraan baru dalam lima tahun ke depan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amsal Sampetondok Selangkah...
Amsal Sampetondok Selangkah Lagi Pimpin Hanura Sulsel
Tiga Bakal Calon Ketua...
Tiga Bakal Calon Ketua Berebut Kursi 01 Hanura Sinjai
Jika Diminta DPP, 16...
Jika Diminta DPP, 16 DPC Hanura Siap Berkumpul untuk Amsal
Didorong jadi Ketua...
Didorong jadi Ketua DPD Hanura Sulsel, Amsal Sowan ke DPP
Biarkan Konflik Internal...
Biarkan Konflik Internal Berkepanjangan, DPP Sandera Hanura Sulsel
DPP Diminta Pertimbangkan...
DPP Diminta Pertimbangkan Dukungan 16 DPC untuk Amsal Pimpin Hanura Sulsel
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved