Penjualan ritel Yunani merosot 16,4%

Jum'at, 29 Maret 2013 - 18:22 WIB
Penjualan ritel Yunani...
Penjualan ritel Yunani merosot 16,4%
A A A
Sindonews.com - Kantor Layanan Statistik (ESTAT) melaporkan volume penjualan ritel Yunani merosot 16,4 persen year-on-year pada Januari 2013, setelah penurunan 8,3 persen direvisi pada bulan sebelumnya.

Dilansir Reuters, Jumat (29/3/2013), langkah penghematan yang dikenakan pemberi pinjaman terhadap negara sarat utang tersebut telah menyakiti konsumsi swasta, sebagai pendorong utama ekonomi.

Volume penjualan ritel turun 12 persen pada 2012, membawa kontraksi total sejak 2009-2012 menjadi 34 persen.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini Yunani tengah berusaha menghemat anggaran sebesar 11,5 miliar euro (USD14,4 miliar) selama dua tahun ke depan. Selain itu, negara tersebut juga membutuhkan dana untuk membayar utang dan menghindari kegagalan pembayaran (default).

Bersama Spanyol dan Siprus, Yunani menjadi salah satu negara yang paling terpukul oleh resesi yang melanda sejumlah wilayah di zona Eropa. Angka pengangguran membengkak dan laju perekonomian menyempit akibat penghematan ketat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Disidang Disiplin, Seorang...
Disidang Disiplin, Seorang Pastor Siram 7 Uskup dengan Cairan Asam
Ilmuwan Akhirnya Ungkap...
Ilmuwan Akhirnya Ungkap Sosok Ayah dari Raja Alexander Agung
Erdogan: Turki Siap...
Erdogan: Turki Siap Hadapi Berbagai Skenario di Mediterania Timur
Kuil Yunani Ribuan Tahun...
Kuil Yunani Ribuan Tahun Ditemukan dengan Harta Karun Tak Ternilai
Turki-Yunani Kembali...
Turki-Yunani Kembali Memanas, Ini Pemicunya
Yunani-Turki Bertempur...
Yunani-Turki Bertempur di Dunia Maya
Berita Terkini
Kembaran Hijau Gas Alam...
Kembaran Hijau Gas Alam Siap Jadi Pengganti LPG
10 jam yang lalu
SIG Salurkan 292 Hewan...
SIG Salurkan 292 Hewan Kurban bagi Masyarakat di Sekitar Area Operasi
11 jam yang lalu
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
11 jam yang lalu
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
12 jam yang lalu
Krisis Mata Ulang Lokal...
Krisis Mata Ulang Lokal Dorong Investor Regional Buru Aset Berbasis Dolar AS
13 jam yang lalu
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved