Masuki area overbought, IHSG berpotensi balik arah

Senin, 01 April 2013 - 08:07 WIB
Masuki area overbought,...
Masuki area overbought, IHSG berpotensi balik arah
A A A
Sindonews.com - Meski sepanjang pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan bertahan pada teritori hijau, namun perlu diwaspadai adanya potensi pembalikan arah ke zona merah pada perdagangan perdana bulan April 2013 mengingat posisinya yang sudah jenuh beli (overbought).

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memproyeksikan, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan berada pada support 4.882-4.905 dan resistance 4.955-4.965. Berpola menyerupai hammer sentuh upper bollinger bands (UBB). MACD upreversal dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic akhirnya confirm lanjut upreversal.

"Meski hampir mendekati level resisten kami (4.945-4.965), namun secara intraday IHSG bergerak mendatar. Dengan posisinya yang sudah di area overbought, maka dibutuhkan sentimen tambahan yang kuat selain rilis kinerja emiten untuk dapat mempertahankan di zona hijau. Untuk itu, tetap mewaspdai bila ada potensi pembalikan arah," kata Reza, Senin (1/4/2013).

Sejumlah sentimen yang berhembus pada hari ini tampak akan banyak memberi imbas pada psikologi para investor, seperti memerahnya bursa saham Asia pada (28/3) setelah terimbas pelemahan bursa saham AS pasca penurunan rilis pending home sales bulanan dan tahunan AS sempat mengganjal laju IHSG, sehingga terhempas ke teritori negatif sebelum akhirnya mampu melompat ke zona hijau.

Di sisi lain, jelang libur panjang dan sudah confirm-nya pelaku pasar terhadap rilis kinerja emiten di akhir pekan kemarin yang juga merupakan batas terakhir penyampaian laporan keuangan kepada BEI juga dimanfaatkan pelaku pasar untuk profit taking, mengingat posisi IHSG yang new high record.

Tetapi, masih adanya nett buy asing yang dibarengi dengan rebound-nya pembukaan bursa saham Eropa membuat IHSG mampu menghijau sekaligus menjauhi gap 4.786-4.798.

"Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.940,99 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 4.898,43 (level terendahnya) di akhir sesi 1 dan berakhir di level 4.940,99. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell," terangnya.

Pergerakan nilai tukar rupiah masih positif tipis seiring dengan mulai meredanya sentimen dari penyelematan Siprus. Dari Eropa, Fitch menempatkan Siprus dalam outlook negatif karena sistem perbankannya dapat merusak perekonomian domestik.

Perbankan Siprus masih tutup hingga hari Kamis. Saat aktif lagi, pemerintah akan mengetatkan permodalan bank untuk mencegah pelarian deposito karena deposan besar di bank Siprus berpotensi terpangkas 40 persen. Pelaku pasar berharap pemerintah Siprus dapat mengontrol permodalannya untuk menghindari terjadinya rush.

Bursa saham Asia pada (28/3) mayoritas melemah setelah merespon penurunan data AS dan kekhawatiran krisis zona Eropa akan bertambah parah dengan model penyelamatan Siprus. Pelemahan juga dipicu langkah
pemerintah China yang mengetatkan aturan produk wealth management dan parlemen menyerukan langkah-langkah baru untuk deregulasi tingkat suku bunga.

Sementara pada Jumat (29/3/2013) mayoritas bursa saham Asia libur kecuali indeks utama KOSPI dan Nikkei yang tercatat menguat setelah kedua negara berkeinginan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penambahan stimulus.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
19 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
31 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
54 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved