IHSG berpotensi kembali cetak rekor baru

Rabu, 03 April 2013 - 08:27 WIB
IHSG berpotensi kembali...
IHSG berpotensi kembali cetak rekor baru
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ketiga pekan ini diperkirakan akan berada pada kisaran 4.943-4.982. Dengan pola six white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation.

Posisi tersebut menurut Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, terutama didorong positifnya sentimen yang berhembus setelah merespon barbagai berita yang beredar, baik dari dalam maupun luar negeri.

Yang pertama datang dari berita tentang keputusan Pemerintah AS membatalkan rencana untuk memotong pembayaran asuransi Medicare Advantage atas swasta dan sebaliknya akan membiarkan terjadinya 3,3 persen.

"Kenaikan menjadi salah satu pendorong Dow menguat cukup tajam 89,16 poin (0,61 persen) atau YTD Dow sudah menguat 1.557,87 poin (11,89 persen) diiringi kejatuhan The VIX sebesar 5,89 persen ditutup pada level 12,78," kata Edwin, Rabu (3/4/2013).

Kondisi tersebut, lanjut Edwin terjadi di tengah membaiknya data factory orders yang menguat 3 persen (VS konsensus ekonom 2,9 persen) didorong penguatan industri pembuat pesawat terbang.

Kenaikan data ini, semakin menguatkan peluang terjadinya perbaikan ekonomi AS serta berita positif dari Eropa, dimana data Markit's Euro Zone Manufacturing PMI Index bulan Maret sebesar 46,8 atau di atas konsensus ekonom sebesar 46,6.

Hal itu kemudian mendorong penguatan Bursa Utama Eropa, seperti FTSE 78,92 poin (1,23 persen), DAX 148,56 poin (1,91 persen) dan CAC 73,95 poin (1,98 persen). Dilain pihak semakin adanya kepastian mengenai perbaikan ekonomi AS kembali membenamkan emas ke dasar jurang karena turun USD24,8 (1,54 persen) ke level USD1.576,1/TZ.

"Hal tersebut semakin menguatkan pendapat kami bahwa investasi emas sangatlah tidak menarik untuk tahun 2013," tegas dia.

Kenaikan tajam Dow Jones ke level tertinggi baru diiringi derasnya net buy asing, dimana untuk dua hari saja di pekan ini mencapai Rp730,4 miliar atau YTD mencapai Rp19,19 triliun ditengah masa pembagian dividen bulan April dan Mei berpotensi mendorong IHSG ke level tertinggi baru lagi dalam perdagangan Rabu ini.

"Bukan mustahil mencapai level 5.000 dipekan ini," prediksi dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
5 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
5 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
6 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
6 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
7 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved