Kuroda hanya punya waktu setahun atasi inflasi

Rabu, 03 April 2013 - 14:07 WIB
Kuroda hanya punya waktu...
Kuroda hanya punya waktu setahun atasi inflasi
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) Haruhiko Kuroda akan melakukan segala cara untuk mengakhiri deflasi dan menghidupkan kembali ekonomi terbesar ketiga di dunia itu dalam dua tahun. Namun, dia sebenarnya hanya memiliki waktu tidak lebih dari setahun, seperti yang ditetapkan pemerintah.

Goldman Sachs Group Inc dan JPMorgan Chase & Co mengatakan, Kuroda membutuhkan kenaikan harga enam sampai 12 bulan atau pasar akan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuannya mencapai target inflasi 2 persen pada 2015.

BoJ akan meningkatkan pembelian obligasi bulanan sekitar 50 persen menjadi 5,2 triliun yen (USD55,5 miliar) pada pertemuan dua hari mulai hari ini, menurut perkiraan median dalam survei ekonom yang dilansir dari Bloomberg, Rabu (3/4/2013).

Tekanan untuk tumbuh di tengah keraguan ekonom dan mantan pejabat BoJ mengenai apakah Kuroda dapat memenuhi batas waktu atau tidak. Karena yang dipertaruhkan adalah kredibilitas program ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe, dijuluki 'Abenomics'.

"Kuroda tidak memiliki waktu dua tahun. Dia harus menunjukkan bahwa inflasi mendekati 1 persen dalam setidaknya satu tahun. Jika tidak bisa melakukan itu, maka kekuatan Abenomics akan diragukan," kata Masamichi Adachi, ekonom senior dari JPMorgan, Tokyo yang juga mantan pejabat BoJ.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved