Kesepakatan pinjaman Mesir-IMF digodok dua pekan
Kamis, 04 April 2013 - 15:07 WIB
Kesepakatan pinjaman Mesir-IMF digodok dua pekan
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perencanaan Mesir, Ashraf al-Araby mengatakan, pemerintah akan mencapai kesepakatan akhir dengan Dana Moneter Internasional (IMF) atas rencana pinjaman sebesar USD4,8 miliar selama dua pekan.
Dilansir Reuters, Kamis (4/4/2013), kantor berita negara MENA melaporkan, delegasi IMF tiba di Mesir kemarin, dan diperkirakan akan berada di Kairo sampai 15 April nanti. Araby menyebutkan Mesir tidak meminta peningkatan jumlah pinjaman.
Dalam pembicaraan itu, Kairo harus meyakinkan IMF tentang reformasi yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan membatasi defisit anggaran. Itu berarti akan terjadi kenaikan pajak dan pemotongan risiko politik dalam sistem subsidi negara untuk bahan bakar dan pangan.
Diberitakan sebelumnya, IMF menyatakan, dapat mengubah nilai pinjaman yang diajukan Mesir sebesar USD4,8 miliar, tergantung dari kebutuhan negara tersebut.
"Ukurannya bervariasi. Terkait pertanyaan tentang kebutuhan dan apa yang diperlukan," kata Masood Ahmed, direktur IMF Timur Tengah dan Asia Tengah.
Dilansir Reuters, Kamis (4/4/2013), kantor berita negara MENA melaporkan, delegasi IMF tiba di Mesir kemarin, dan diperkirakan akan berada di Kairo sampai 15 April nanti. Araby menyebutkan Mesir tidak meminta peningkatan jumlah pinjaman.
Dalam pembicaraan itu, Kairo harus meyakinkan IMF tentang reformasi yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan dan membatasi defisit anggaran. Itu berarti akan terjadi kenaikan pajak dan pemotongan risiko politik dalam sistem subsidi negara untuk bahan bakar dan pangan.
Diberitakan sebelumnya, IMF menyatakan, dapat mengubah nilai pinjaman yang diajukan Mesir sebesar USD4,8 miliar, tergantung dari kebutuhan negara tersebut.
"Ukurannya bervariasi. Terkait pertanyaan tentang kebutuhan dan apa yang diperlukan," kata Masood Ahmed, direktur IMF Timur Tengah dan Asia Tengah.
(dmd)
Lihat Juga :