IHSG diprediksi makin jauhi level 5.000

Jum'at, 05 April 2013 - 08:17 WIB
IHSG diprediksi makin...
IHSG diprediksi makin jauhi level 5.000
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari terakhir pekan ini tampak akan sedikit menjauhi target level 5.000 setelah sebelumnya mengalami koreksi dalam.

Kepala riset MNC Securities, Edwin Sebayang memperkirakan, IHSG akan bergerak pada kisaran 4.889-4.955, dengan pola black marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal pada hari ini.

"Di akhir pekan ini, saya perkirakan Bursa Indonesia akan bergerak pada range terbatas cenderung melemah tipis," kata Edwin, Jumat (5/4/2013).

Edwin mengutarakan, perlu pula diamati perilaku investor asing apakah mereka melanjutkan aksi net sell kembali seperti yang mereka lakukan kemarin. Kamis kemarin, net sell yang dibukukan sebesar Rp540 miliar ditengah penantian emiten mana lagi yang akan memberikan dividen pay out ratio yang cukup besar serta bagaimana perkembangan semenanjung Korea.

Dari bursa regional, faktor mengejutkannya tindakan Bank of Japan yang menerapkan paket stimulus baru dengan menggandakan pembelian obligasi jangka pendek durasi dua tahun, mendorong Nikkei naik sekitar 2 persen ditutup pada level tertinggi selama empat tahun terakhir.

Hal tersebut terjadi ditengah naiknya weekly jobless claims sebesar 28 ribu unit menjadi 385 ribu, suatu level tertinggi selama empat bulan terakhir atau suatu kenaikan tiga minggu berturut-turut, dimana konsensus memperkirakan justru terjadinya penurunan menjadi berjumlah 350 ribu unit.

Disisi lain, proyeksi Challenger, Gray dan Christmas yang mengatakan bahwa terjadinya kenaikan 30 persen layoffs di Q1/2013 dibandingkan Q1/2012 serta ditengah ditunggunya data penting yang akan dirilis Jumat ini, yakni NFP.

Diharapkan terjadi penambahan tenaga kerja sebesar 200 ribu unit diiringi perkiraan unemployment tetap berada pada level 7,7 persen mendorong Dow Jones menguat terbatas sebesar 55,76 poin (0,38 persen) diiringi penurunan The Vix sebesar 2,25 persen ditutup pada level 13,89.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
7 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved