Kebijakan ekonomi harus utuh dan konseptual

Senin, 08 April 2013 - 15:43 WIB
Kebijakan ekonomi harus...
Kebijakan ekonomi harus utuh dan konseptual
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memandang ekonomi tidak bisa dilihat dari kacamata tunggal. Baginya, melihat kebijakan harus secara utuh dan konseptual. Misalnya, mata rantai kebijakan ekonomi apa dampaknya terhadap keadaan sosial masyarakat pada situasi politik dan keamanan.

"Yang paling baik adalah economic policy, economic solution, secara tepat, tetapi tidak menimbulkan dampak buruk bagi sosial politik dan keamanan di negara kita," kata SBY saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) Asosisasi Pengusaha Indonesia (Apindo) IX, di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Senin (8/4/2013).

Soal kepastian hukum dan kemanan, SBY mengaku sudah mengeluarkan instruksi tertulis dan lisan kepada pimpinan daerah, Gubernur, walikota, aparat penegak keamanan dan penegak hukum pusat dan daerah, bahkan jajaran komando teritorial TNI.

"Di beberapa sidang kabinet sudah jadi kebijakan kita untuk menjaga situasi sosial, situasi keamanan yang ada di negara kita. Jangan dibiarkan, jangan dianggap itu bagian dari demokrasi. Itu sifat buruk, ekses dari demokrasi dan kebebasan," tegasnya.

SBY menambahkan, kalau negara terus terguncang, politik tidak stabil, keamanan gonjang ganjing, sosial ekonomi pecah belah, tidak mungkin ekonomi bisa dibangun, dan tidak mungkin dunia usaha bisa tumbuh.

"Karena itu, menjadi prioritas kita, PR kita, semua aktif, hands on, turun ke lapangan untuk memastikan bahwa politik, sosial, hukum dan keamanan kita terjaga dengan baik," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susilo Bambang Yudhoyono...
Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Tampil di Pestapora 2024
Two Season Dapur Cokelat,...
Two Season Dapur Cokelat, Kue Favorit Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
AHY, Perwira Berprestasi...
AHY, Perwira Berprestasi yang Memilih Terjun ke Dunia Politik
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
AHY Mengenang 2 Tahun...
AHY Mengenang 2 Tahun Cikeas Gelap: Seperti Hilang Auranya
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
Berita Terkini
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
8 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
10 jam yang lalu
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
10 jam yang lalu
Paxel Sediakan Lounge...
Paxel Sediakan Lounge Logistik untuk Jastip di PRJ 2026
12 jam yang lalu
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
13 jam yang lalu
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
14 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved