Buruh tuntut hapus outsourcing di Indofarma

Rabu, 10 April 2013 - 14:17 WIB
Buruh tuntut hapus outsourcing...
Buruh tuntut hapus outsourcing di Indofarma
A A A
Sindonews.com - Ratusan buruh outsourcing PT Indofarma Tbk (INAF) ikut 'menyerbu' Kantor Kementerian BUMN menuntut penghapusan outsourcing di lingkungan Indofarma.

"Kami membawa sekitar 250 orang pekerja yang tergabung dalam FSPMI mendatangi Kantor Kementerian BUMN, karena ingin langsung bertemu Menteri Dahlan Iskan," kata salah seorang koordinator aksi, Husni Wijayanto di depan kantor Kementerian BUMN, Rabu (10/4/2013).

Dia mengungkapkan, ada tiga hal yang dituntut dalam aksi ini, yakni hapus outsourcing di Indofarma, jadikan karyawan outsourcing menjadi karyawan tetap, dan mereformasi sumber daya manusia di Indofarma.

"Indofarma telah melakukan pelanggaran UU Ketenagakerjaan, karena memperlakukan pekerja dengan semena-mena," tegasnya.

Pelanggaran yang dimaksud, kata dia, ketika perusahaan melakukan pengalihan tenaga kontrak yang awalnya diambil dari Indofarma pada 2006 kemudian diserahkan pada perusahaan penyedia tenaga kerja, PT Inkatama Semesta dengan sistem tenaga harian lepas. Kemudiana pada 2010 perusahaan outsourcing berganti ke perusahaan PT Foreseight Global hingga sekarang.

"Indofarma melakukan pelanggaran tentang penyerahan sebagian pekerjaan ke perusahaan lain yaitu UU No 13 tahun 2003 pasal 56 ayat 2," ungkap Husni.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaji dan Tunjangan Yeliandriani,...
Gaji dan Tunjangan Yeliandriani, Direktur Utama PT Indofarma
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Sebagai BPO Terkemuka,...
Sebagai BPO Terkemuka, PT GDPS Teguhkan Komitmen pada Budaya Perusahaan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Kaget PT Indofarma Terjerat Pinjol
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
1 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
1 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
2 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
2 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved