Pemerintah terlalu berpihak kepada bank BUMN

Rabu, 10 April 2013 - 19:43 WIB
Pemerintah terlalu berpihak...
Pemerintah terlalu berpihak kepada bank BUMN
A A A
Sindonews.com - Guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) yang juga mantan deputi Senior Gubernur BI, Anwar Nasution mengatakan, pembicaraan tentang kartel dalam industri perbankan di Indonesia bukan membicarakan persaingan bank, tetapi lebih ke arah regulasi pemerintah yang cenderung terlalu berpihak kepada bank BUMN.

"Ini kartel di sini bukan karena persaingan, tetapi karena peraturan pemerintah. Kalau di luar negeri bank swasta bisa menjadi besar karena dia bisa bersaing. Di sini Bank Mandiri menjadi besar karena aturan pemerintah, beda itu," katanya di gedung KPPU, Jakarta, Selasa (10/4/2013).

Anwar mengaku, awalnya hal ini terjadi karena ada regulasi pemerintah yang mengatakan dana sektor negara harus disimpan di Bank BUMN dan BPD dan tidak boleh disimpan di bank swasta.

"Peraturan yang mengatakan bahwa semua dana sektor negara hanya boleh disimpan di bank persero (BUMN) dan BPD-BPD itu kasir dari Pemda, dan tidak boleh menaruh dana itu di bank swasta lainnya," ungkapnya.

Ini juga yang menyebabkan kemudian bank-bank swasta milik konglomerat hanya tertarik untuk memberikan atau melayani badan usaha milik grupnya. "Ini yang menyebabkan itu, jadi bukan persaingan, tetapi peraturan yang harus diubah," tegas Anwar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sadis, Kartel Meksiko...
Sadis, Kartel Meksiko Kirim Ancaman dengan Mayat Dibungkus Seperti Mumi
Putra El Chapo Ditangkap,...
Putra El Chapo Ditangkap, Kartel Sinaloa Serang Bandara Meksiko
5 Kekejaman Los Choneros,...
5 Kekejaman Los Choneros, Geng Narkoba Terbesar di Ekuador
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Bentrok di Kolombia, 27 Orang Tewas
Siapa El Mencho? Pemimpin...
Siapa El Mencho? Pemimpin Kartel Paling Kejam yang Ditakuti Meksiko dan AS
Daftar 6 Kartel Narkoba...
Daftar 6 Kartel Narkoba Paling Kejam di Dunia, dari Ladang Kokain Kolombia hingga Perang Berdarah di Meksiko
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
27 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
46 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
1 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved