Pemprov Jabar kembangkan empat destinasi baru

Rabu, 10 April 2013 - 21:34 WIB
Pemprov Jabar kembangkan...
Pemprov Jabar kembangkan empat destinasi baru
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) berencana menggembangkan empat titik pusat kerajinan menjadi kota tujuan wisata. Keempat daerah tersebut yaitu Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi, dan Bogor.

Ketua Dekranasda Jabar Netty Heryawan mengatakan, Dekranasda berencana menjadikan empat titik pusat kerajinan di Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi, dan Bogor sebagai destinasi wisata di Jawa Barat. Keempat destinasi tersebut, nantinya menawarkan berbagai keunggulan produk kerajinan yang dihasilkan dari kawasan tersebut.

“Salah satu daerah di Cirebon yang akan kita kembangkan adalah kawasan Trusmi. Kawasan tersebut akan kita kemas, menjadi tempat tujuan wisata. Begitupun dengan daerah lainnya,” jelas Netty Heryawan seusai pembukaan Pameran BUMN di Graha Manggala Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Rabu (10/4/2013).

Menurut dia, empat kawasan tersebut dinilai memiliki potensi kerajinan yang patut di jual kepada wisatawan domestik dan wisatawan asing. Di Tasikmalaya, nyaris semua jenis kerajinan di produksi olah masyarakat Tasikmalaya. Mulai dari aksesoris, fesyen, kuliner, dan produk handmade lainnya.

Begitupun di Bogor dan Bekasi. Dua kawasan tersebut memiliki potensi kerajinan cukup besar. “Bogor dan Bekasi memiliki kedeketan geografis dengan Jakarta. Kedua daerah tersebut, diharapkan menjadi jendela bagi Jawa Barat,” ujar Netty.

Saat ini, lanjut dia, keempat kawasan tersebut telah melalui tahapan pembangunan. Walaupun demikian, Netty belum bisa memastikan kapan keempat daerah tersebut siap menjadi destinasi wisata. Beberapa hal yang akan dibenahi misalnya, insfarstruktur, ikon daerah pada kawasan tersebut, serta penataan kawasan.

Dekranasda, lanjut dia, telah menjalin komunikasi dengan dinas terkait di daerahnya masing-masing. Termasuk berkomunikasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asisiasi perjalanan wisata (Asitas), dan travel agent.

Menurut dia, konsep tersebut telah dikembangkan di beberapa tujuan wisata, termasuk di Bali. “Kedepan, travel agent harus menyertakan destinasi wisata ini di salah satu paket perjalanan yang sertakan kepada wisatawan untuk dikunjungi,” beber dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
25 menit yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
38 menit yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
1 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved