IHSG akan dibayangi tekanan jual

Kamis, 11 April 2013 - 08:12 WIB
IHSG akan dibayangi...
IHSG akan dibayangi tekanan jual
A A A
Sindonews.com - Lemahnya katalis positif yang mewarnai perdagangan kemarin, tampaknya masih akan terus berlanjut hingga hari ini. Bahkan, pelemahan yang terjadi sebelumnya diproyeksi semakin dalam pada hari ini dipicu aksi jual yang masih akan terjadi.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan berada pada support 4.845-4.869 dan resistance 4.889-4.930.

Berpola menyerupai lower hammer bertahan di atas middle bollinger bands (MBB). MACD mendatar dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R dan stochastic masih dowreversal.

"Kembali IHSG bergerak di bawah target support bawah kami (4.869), namun bergerak naik meski ditutup di bawah target support atas (4.889). Selama aksi jual masih berlangsung, maka akan sulit bagi IHSG untuk keluar dari zona merahnya," kata Reza, Kamis (11/4/2013).

Akan tetapi, kata Reza, diharapkan masih ada daya beli yang dapat menahan IHSG untuk tidak mendekati target support bawah berikutnya di level 4.850-4.860 agar bias terjadi tren upreversal.

"Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, dimana IHSG terlihat masih malu-malu untuk naik dan pada perdagangan Rabu (10/4) malah bergerak turun, padahal di awal perdagangan sempat menguat beberapa poin," paparnya.

Masih adanya aksi profit taking membuat laju IHSG tergerus. Apalagi asing juga tercatat nett sell pada saham-saham bluechip, sehingga mempengaruhi laju IHSG yang tidak bertahan lama di zona hijau pada awal perdagangan.

Di sisi lain, kembali IHSG memperlihatkan laju anomalinya dengan mayoritas bursa saham Asia menghijau, namun IHSG sebaliknya. Bahkan Korea Selatan yang sedang dilanda ancaman perang mampu menghijau bursa sahamnya.

Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.910,10 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.864,86 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4877,48.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
19 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved