Rupiah diprediksi cenderung stabil

Kamis, 11 April 2013 - 08:19 WIB
Rupiah diprediksi cenderung...
Rupiah diprediksi cenderung stabil
A A A
Sindonews.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan cenderung stabil lantaran diwarnai aksi wait and see atas keputusan BI rate yang akan diumumkan hari ini.

"Untuk hari ini nilai tukar rupiah terhadap USD masih cenderung stabil dan diprediksi berada di level 9.685-9.715," kata pengamat valas, Rahadyo Anggoro Widagdo, Kamis (11/4/2013).

Adapun, yang mempengaruhi pergerakan rupiah, kata Anggoro, adalah keputusan BI apakah akan tetap mempertahankan BI rate di level 5,75 persen atau menaikkan BI rate mengingat tingkat inflasi Indonesia hingga bulan Maret 2013 cukup tinggi.

Selain itu, pemerintah perlu memperhatikan cadangan devisa semakin turun. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, per 28 Maret 2013, cadangan devisa tercatat sebesar USD104,8 miliar.

"Angka ini lebih rendah dibandingkan akhir Februari 2013 yang sebesar USD105,18 miliar. Penurunan cadangan devisa ini merupakan konsekuensi dari langkah intervensi rupiah yang dilakukan oleh BI," tutur dia.

Hanya saja, jika dibanding dengan Januari dan Februari lalu, penurunan cadangan devisa semakin kecil.

Pada hari kemarin, rupiah ditutup menguat ke level 9.690/9.710. Penguatan ini didukung oleh adanya intervensi BI untuk tetap menjaga rupiah berada di level aman 9.700.

Hal ini didasari oleh pernyataan dari Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang menyatakan bahwa pemerintah cukup nyaman dengan kurs rupiah yang berada di level 9.700.

Selain itu, penguatan rupiah didukung oleh sentimen regional dimana sentimen positif tersebut adalah tingkat impor China yang naik melampaui estimasi pada Maret.

Data Badan Pusat Statistik China menunjukkan, tingkat impor naik 14,1 persen pada Maret. Sementara, tingkat ekspor mengalami perlambatan pertumbuhan menjadi 10 persen dibanding tahun sebelumnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
19 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
Negara Asia yang Diprediksi...
Negara Asia yang Diprediksi akan Terlibat Perang Dunia 3
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved