Sesi I, IHSG kembali ke level 4.911
Kamis, 11 April 2013 - 12:03 WIB
Sesi I, IHSG kembali ke level 4.911
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari keempat pekan ini kembali ke level 4.900. IHSG siang ini menguat 33,54 poin atau 0,69 persen ke level 4.911,02.
Pagi tadi, IHSG dibuka berbalik arah (rebound) dengan menguat 19,79 poin atau 0,41 persen ke level 4.896,27, seiring sentimen positif dari bursa Wall Street pada perdagangan semalam, dengan Dow Jones dan S & P 500 berhasil mencetak rekor baru.
Indeks LQ45 siang ini berkahir positif, dengan menguat 5,48 poin atau 0,76 persen ke level 828,34. Indeks di kawasan Asia sesi I istirahat di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 3,02 poin atau 0,14 persen ke 2.229,15; Hang Seng melonjak 185,98 poin atau 0,84 persen ke level 22.220,54; Straits Times naik 12,56 poin atau 0,39 persen ke 3.305,94 dan Nikkei 225 naik 155,16 poin atau 1,17 persen ke 13.443,01.
Di bursa Indonesia, sebanyak 166 saham tercatat naik, 80 saham turun dan 105 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp4,01 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,69 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual dengan transaksi jual asing tercatat Rp126,26 miliar.
Sektor yang menopang IHSG ke zona hijua pada siang ini, yakni agri, konsumer, aneka industri, manufaktur, perdagangan, keuangan dan properti. Sedangkan, yang membebani IHSG, yakni saham sektor tambang, infrastruktur dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp150 ke Rp10.900, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 ke Rp52.900 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp100 ke Rp5.100.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Bank Danamaon Indonesia Tbk (BDMN) turun Rp50 ke Rp6.250, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.000 ke Rp36.750 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp50 ke Rp7.450.
Pagi tadi, IHSG dibuka berbalik arah (rebound) dengan menguat 19,79 poin atau 0,41 persen ke level 4.896,27, seiring sentimen positif dari bursa Wall Street pada perdagangan semalam, dengan Dow Jones dan S & P 500 berhasil mencetak rekor baru.
Indeks LQ45 siang ini berkahir positif, dengan menguat 5,48 poin atau 0,76 persen ke level 828,34. Indeks di kawasan Asia sesi I istirahat di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 3,02 poin atau 0,14 persen ke 2.229,15; Hang Seng melonjak 185,98 poin atau 0,84 persen ke level 22.220,54; Straits Times naik 12,56 poin atau 0,39 persen ke 3.305,94 dan Nikkei 225 naik 155,16 poin atau 1,17 persen ke 13.443,01.
Di bursa Indonesia, sebanyak 166 saham tercatat naik, 80 saham turun dan 105 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp4,01 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,69 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual dengan transaksi jual asing tercatat Rp126,26 miliar.
Sektor yang menopang IHSG ke zona hijua pada siang ini, yakni agri, konsumer, aneka industri, manufaktur, perdagangan, keuangan dan properti. Sedangkan, yang membebani IHSG, yakni saham sektor tambang, infrastruktur dan industri dasar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp150 ke Rp10.900, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 ke Rp52.900 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp100 ke Rp5.100.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Bank Danamaon Indonesia Tbk (BDMN) turun Rp50 ke Rp6.250, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.000 ke Rp36.750 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp50 ke Rp7.450.
(rna)
Lihat Juga :