IHSG berpeluang melanjutkan penguatan

Senin, 15 April 2013 - 08:19 WIB
IHSG berpeluang melanjutkan...
IHSG berpeluang melanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Di tengah potensi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih akan terimbas berbagai data dari pasar Amerika dan Eropa, investor diminta jeli dalam mencermati sejumlah saham berbasis emas.

"Data harian membentuk pola two white soldiers mengindikasikan bullish continuation di hari Senin dalam kisaran 4.912 sebagai support dan 4.962 sebagai resistance," terang kepala riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Senin (15/4/2013).

Edwin menjelaskan, fokus minggu ini tertuju atas rilis laba bersih kuartal I/2013, dimana ada 74 emiten dalam S&P 500 didominasi sektor Keuangan yang akan merilis laporan keuangannya, sehingga dapat mempengaruhi pergerakan pasar.

Adapun emiten yang akan merilis laporan keuangannya, seperti Citigroup (Senin); BlackRock, Coca-Cola, Goldman Sachs, Johnson & Johnson, US Bancorp, Intel, Yahoo (Selasa); Abbott Labs, Bank of America, Bank of NY Mellon, American Express, Ebay, Noble, Sandisk (Rabu); Morgan Stanley, PepsiCo, Philip Morris, United Health, Verizon, Nokia, Google, IBM, Microsoft, Capital One (Kamis) & McDonald's, Schlumberger, Honeywell (Jumat).

Disamping itu, beberapa data ekonomi penting yang perlu diperhatikan, seperti Empire state mfg survey, housing market index (Senin); CPI, housing starts, industrial production (Selasa); Mortgage applications, Beige Book (Rabu); Jobless claims, Philadelphia Fed survey, leading indicators (Kamis), sementara Jumat kosong.

Di luar AS, laporan ekonomi negara besar yang perlu diperhatikan, seperti China (real GDP, retail sales, industrial production); Japan (industrial production, capacity utilization, consumer confidence) Zona Euro (CPI, German ZEW Survey, PPI).

Dari dalam negeri, setelah mengetahui emas masuk teritori bearish dan proyeksi emas berpeluang turun kembali 20 persen (menuju USD1.200) dalam kurun 12 bulan kedepan. "Maka sangat bijak jika melakukan strategi sell atau avoid atas saham berbasis emas karena pastinya revenue dan earnings mereka akan kena hit ke depannya," tegas Edwin.

Di luar saham berbasis komoditas, kinerja emiten kuartal I/2013 diperkirakan masih akan kuat, terlihat salah satu contohnya dari kinerja CTRA mencatatkan marketing sales (prapenjualan) sekitar Rp2,8 triliun (annualized Rp11,2 triliun) pada Q1/2013 dari target marketing sales 2013 sekitar Rp10,3 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
IHSG Hari Ini Berpeluang...
IHSG Hari Ini Berpeluang Rebound, Boyong 7 Saham Ini
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
10 menit yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
27 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
53 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
58 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
2 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Infografis
Putusan MK Buka Berpeluang...
Putusan MK Buka Berpeluang PDIP Usung Anies di Pilgub Jakarta 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved