Austindo kembangkan usaha tepung sagu dan biogas

Senin, 15 April 2013 - 16:42 WIB
Austindo kembangkan...
Austindo kembangkan usaha tepung sagu dan biogas
A A A
Sindonews.com - Calon emiten yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa serta pengoperasian perkebunan kelapa sawit, PT Austindo Nusantara Jaya akan mengembangkan dua lini usaha baru.

"Selain kelapa sawit yang menjadi backbone, ke depan kita juga akan mengembangkan dua lini usaha baru, yaitu produksi tepung sagu dan biogas," kata President Director Austindo Nusantara Jaya, Suwito Anggoro di Jakarta, Senin (15/4/2013).

Dia menjelaskan, perusahannya telah memiliki konsesi atas pengelolaan hutan sagu yang berada di Papua Barat dengan luas lahan 40 ribu hektar (ha). Dengan tersedianya lahan tersebut, perseroan siap memproduksi tepung sagu pada akhir 2013 mendatang.

Sementara itu, untuk proyek pembangkit listrik biogas, menurut Suwito, perseroan tengah menjajaki membangun pabriknya di wilayah Belitung. "Kita bangun di Belitung dengan sertifikasi karbon emisi (roundtable on sustainable palm oil/RSPO), kami juga telah menandatangani perjanjian dengan PT PLN Belitung," tambahnya.

Meski enggan menyebutkan nilai investasi pengembangkan kedua lini usaha tersebut, namun dia menilai keuntungan yang diperoleh dari dua lini ini cukup potensial.

"Terkait masalah dana, kita akan mengupayakan semaksimal mungkin. Austindo memiliki neraca keuangan yang sehat dan kuat. Kedua lini ini memiliki potensi pendapatan yang besar," tandasnya.

Sebagai informasi, hingga akhir 2012 perseroan mencatatkan laba bersih naik menjadi USD93,30 juta dari periode sama tahun sebelumnya USD49,39 juta. Pendapatan perseroan menjadi USD165,06 juta pada 2012 dari periode sama sebelumnya USD185,32 juta.

Sementara itu, perseroan akan segera mencatatkan sahamnya di Bursa pada 8 Mei 2013 dengan melepas 23,86 persen atau 940 juta lembar saham pada kisaran harga Rp1.200-Rp1.800 perlembar saham. Dengan kisaran harga perdana saham tersebut, maka perkiraan dana dari IPO sekitar Rp1,13-1,69 triliun.

Adapun dana hasil IPO, sebesar 65,7 persen digunakan untuk belanja modal, 8 persen untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung kegiatan usaha sagu, sekitar 2,3 persen untuk menyelesaikan instalasi generator listrik biogas dan membangun pembangkit listrik biogas di Sumatera utara.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terus Jalankan Program...
Terus Jalankan Program ESG, ANJ Targetkan Produksi CPO Sekitar 300.000 MT
Naik 332 Persen, Laba...
Naik 332 Persen, Laba ANJT Capai USD12,6 Juta pada Semester I
Dirut PT Citra Nusantara...
Dirut PT Citra Nusantara Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Foodbank of Indonesia-ANJ...
Foodbank of Indonesia-ANJ Kolaborasi Penuhi Gizi Anak Indonesia
42 Karyawan PT Secco...
42 Karyawan PT Secco Nusantara Terinfeksi COVID-19
MNC Bank Terima Apresiasi...
MNC Bank Terima Apresiasi dari PT Infomedia Nusantara
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
10 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
10 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
11 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
11 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
12 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved