GM yakin akan tumbuh pesat di Rusia dan Turki
Senin, 15 April 2013 - 19:09 WIB
GM yakin akan tumbuh pesat di Rusia dan Turki
A
A
A
Sindonews.com - Chief Executive Officer (CEO) GM, Dan Akerson mengatakan, bahwa Opel akan berkembang pesat di Rusia dan Turki. Hal ini diharapkan menebus hilangnya pasar di Eropa.
"Untuk Opel, Rusia sangat penting. Dalam waktu beberapa tahun, pasar Rusia bisa menjadi lebih besar daripada Jerman," kata Akerson Seperti dikutip dari Inautonews, Senin (15/4/2013).
Menurut CEO Opel, Karl-Thomas Neumann, penjualannya mampu meningkat hampir dua kali lebih cepat sebagai pasar di Rusia, setelah dijual tahun lalu hampir 80 ribu unit di wilayah tersebut. Neumann mengatakan, bahwa Rusia adalah tempat yang menjanjaikan bagi Opel.
"Kami juga melihat hal ini akan terjadi di Turki. Di mana kami perkirakan penjualannya akan menembus 50 ribu unit tahun ini," kata Neumann.
Setelah memasuki pasar Singapura, Chili dan Australia pada 2012 dan Uni Emirat Arab tahun ini, Opel berencana untuk melanjutkan strategi ekspansi. Pihak Eksekutif mengatakan bahwa untuk saat ini perusahaan akan menghindari pasar China, karena berisiko perusahaan akan kehilangan ratusan juta euro.
Kendaraan Opel memiliki kualitas sama dengan Volkswagen (VW), namun ditawarkan dengan harga yang lebih rendah. Karena itu, Opel berencana untuk meningkatkan line-up sehingga pelanggan akan membayar lebih tinggi untuk kendaraan Opel.
"Untuk Opel, Rusia sangat penting. Dalam waktu beberapa tahun, pasar Rusia bisa menjadi lebih besar daripada Jerman," kata Akerson Seperti dikutip dari Inautonews, Senin (15/4/2013).
Menurut CEO Opel, Karl-Thomas Neumann, penjualannya mampu meningkat hampir dua kali lebih cepat sebagai pasar di Rusia, setelah dijual tahun lalu hampir 80 ribu unit di wilayah tersebut. Neumann mengatakan, bahwa Rusia adalah tempat yang menjanjaikan bagi Opel.
"Kami juga melihat hal ini akan terjadi di Turki. Di mana kami perkirakan penjualannya akan menembus 50 ribu unit tahun ini," kata Neumann.
Setelah memasuki pasar Singapura, Chili dan Australia pada 2012 dan Uni Emirat Arab tahun ini, Opel berencana untuk melanjutkan strategi ekspansi. Pihak Eksekutif mengatakan bahwa untuk saat ini perusahaan akan menghindari pasar China, karena berisiko perusahaan akan kehilangan ratusan juta euro.
Kendaraan Opel memiliki kualitas sama dengan Volkswagen (VW), namun ditawarkan dengan harga yang lebih rendah. Karena itu, Opel berencana untuk meningkatkan line-up sehingga pelanggan akan membayar lebih tinggi untuk kendaraan Opel.
(izz)
Lihat Juga :