Harga minyak Brent terendah dalam 9 bulan

Senin, 15 April 2013 - 19:52 WIB
Harga minyak Brent terendah...
Harga minyak Brent terendah dalam 9 bulan
A A A
Sindonews.com - Harga minyak Brent jatuh ke level terendah dalam 9 bulan di dekat USD101 per barel, mencerminkan kerugian di pasar keuangan, setelah data mengecewakan pertumbuhan ekonomi China pada kuartal pertama 2013.

Dilansir dari Reuters, Senin (15/4/2013), dalam transaksi pagi (waktu setempat), minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei merosot ke USD100,55 per barel, yang merupakan level terendah sejak 13 Juli 2012. Kemudian berdiri kembali di angka USD101,00, turun USD2,11.

Kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) minyak mentah light sweet untuk Mei, menukik ke level terendah dalam 4 bulan USD88,05, sebelum menarik kembali ke USD89,44, kerugian sebesar USD1,85.

"Minggu ini dibuka dengan kerugian besar di pasar minyak mencerminkan momentum bearish," kata analis senior Myrto Sokou dari broker Sucden di London.

"Data ekonomi China baru-baru ini gagal memenuhi ekspektasi analis dan menambah tekanan lebih lanjut ke pasar yang sudah menunjukkan penurunan tajam menyusul data mengecewakan ekonomi AS minggu lalu," tambahnya.

Sokou menjelaskan, data China menaikkan kekhawatiran baru tentang kemungkinan perlambatan permintaan (untuk) minyak dan logam di ekonomi terbesar kedua dunia itu. Hal ini bisa membuat sentimen pasar terluka.

Seperti diketahui, Biro Statistik Nasional China melaporkan, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal pertama 2013 melambat menjadi 7,7 persen.

Padahal, dalam jajak pendapat terhadap sejumlah ekonom rata-rata pertumbuhan diperkirakan mencapai 8,0 persen. Angka tersebut bahkan lebih rendah dari pertumbuhan 7,9 persen pada kuartal keempat tahun lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
43 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved