Minyak Asia kembali anjlok terseret PDB China

Selasa, 16 April 2013 - 13:12 WIB
Minyak Asia kembali...
Minyak Asia kembali anjlok terseret PDB China
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini kembali jatuh dengan harga Brent di bawah USD100 per barel. Kondisi ini terjadi merespon prospek permintaan minyak China yang lemah, setelah data pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di dunia itu rapuh.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei turun USD1,04 sampai USD87,67 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Mei turun USD0,99 menjadi USD99,64 pada sore hari. Brent di bawah USD100 untuk pertama kalinya sejak Juli 2012.

Sebelumnya, pada perdagangan pagi, kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei turun USD2,49 ke USD86,22 per barel dan minyak mentah Brent North Sea untuk Mei turun USD2,53 ke USD98,10.

"Pasar masih bereaksi terhadap angka PDB China, yang telah menegaskan kembali tren ekonomi kedua terbesar di dunia itu sedang melambat," kata David Lennox, analis sumber daya Fat Prophets, Sydney, seperti dilansir dari Global Post, Selasa (16/4/2013).

Seperti diketahui, pertumbuhan di China melambat menjadi 7,7 persen pada kuartal pertama, di bawah perkiraan para analis. "Banyak yang menyebut perekonomian China dan Eropa mendekam dengan pertumbuhan yang rendah," tulis Jason Hughes, kepala perdagangan penjualan di pasar CMC Singapura, dalam catatannya.

Data pada April menunjukkan, penurunan lebih besar dari perkiraan di New York manufaktur dan penurunan kepercayaan homebuilders AS.

Harga minyak berada di bawah tekanan setelah perkiraan pada pekan terakhir, dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), Badan Energi Internasional (IEB) dan Administrasi Informasi Energi AS, permintaan global lebih rendah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
51 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved