Ahok: BBM subsidi akan naik Rp6.200-Rp6.500
Selasa, 16 April 2013 - 13:52 WIB
Ahok: BBM subsidi akan naik Rp6.200-Rp6.500
A
A
A
Sindonews.com - Setelah mengikuti rapat yang membahas sosialisasi pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan harga BBM bersubsidi naik.
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, setelah mengikuti rapat dari pagi bersama tujuh Menteri dan gubernur se-Indonesia, telah disepakati akan terjadi kenaikan harga BBM bersubsidi berkisar antara Rp6.200 sampai Rp6.500.
"Iya ini pasti naik, iya pasti naik. Kisarannya sekitar Rp6.200 sampai Rp6.500," kata Ahok di Kemendagri, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/4/2013).
Namun demikian, belum jelas langkah apa yang akan diambil pemerintah pusat maupun pemprov DKI untuk mengantisipasi imbas dari kemungkinan kenaikan harga BBM tersebut.
Dari pantauan Sindonews, terlihat para perwakilan pemerintah daerah keluar dan terburu-buru untuk meninggalkan gedung Kemendagri.
Seperti diberitakan, hari ini Kemendagri memanggil semua Gubernur se-Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan BBM bersubsi.
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, setelah mengikuti rapat dari pagi bersama tujuh Menteri dan gubernur se-Indonesia, telah disepakati akan terjadi kenaikan harga BBM bersubsidi berkisar antara Rp6.200 sampai Rp6.500.
"Iya ini pasti naik, iya pasti naik. Kisarannya sekitar Rp6.200 sampai Rp6.500," kata Ahok di Kemendagri, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (16/4/2013).
Namun demikian, belum jelas langkah apa yang akan diambil pemerintah pusat maupun pemprov DKI untuk mengantisipasi imbas dari kemungkinan kenaikan harga BBM tersebut.
Dari pantauan Sindonews, terlihat para perwakilan pemerintah daerah keluar dan terburu-buru untuk meninggalkan gedung Kemendagri.
Seperti diberitakan, hari ini Kemendagri memanggil semua Gubernur se-Indonesia untuk melakukan sosialisasi kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan BBM bersubsi.
(gpr)
Lihat Juga :