Minyak di Asia rebound didorong data AS

Rabu, 17 April 2013 - 10:54 WIB
Minyak di Asia rebound...
Minyak di Asia rebound didorong data AS
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia pada pertengahan pagi rebound setelah data produksi industri AS lebih baik dari perkiraan.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei, naik 16 sen menjadi USD88,88 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea naik kembali di atas batas USD100 setelah jatuh ke level terendah dalam 9 bulan pada dua hari sebelumnya.

Kontrak Brent untuk pengiriman Juni naik 39 sen menjadi USD100,30 dalam perdagangan di Asia, setelah merosot ke USD98 per barel, titik terendah sejak 11 Juli 2012.

"Kenaikan harga merupakan reaksi berkelanjutan data produksi AS yang lebih baik dari perkiraan," kata Ric Spooner, kepala analis pasar CMC Markets di Sydney, seperti dilansir dari Global Post, Rabu (17/4/2013).

"Angka ini melegakan pasar, setelah melihat lari dari angka makroekonomi yang suram," tambahnya.

Bank sentral AS melaporkan data produksi industri Amerika melambat pada Maret 2013, tapi selama kuartal pertama mencatat kenaikan terbesar dalam setahun.

Tiga bulan tahun pertama output melonjak pada tingkat tahunan 5,0 persen, kenaikan terkuat sejak kuartal pertama 2012.

Harga telah jatuh pada awal pekan akibat data ekonomi China yang lemah, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu tidak tumbuh seperti yang diharapkan.

Produk domestik bruto (PDB) China melambat menjadi 7,7 persen pada kuartal pertama tahun ini, datang di bawah ekspektasi pasar. China adalah negara konsumen energi terbesar dunia dan kesehatan ekonominya diawasi ketat oleh pasar minyak.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
47 menit yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
3 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
5 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
6 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved