Saham Apple buat Wall Street terkoreksi
Kamis, 18 April 2013 - 08:48 WIB
Saham Apple buat Wall Street terkoreksi
A
A
A
Sindonews.com - Saham-saham di bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat ditutup terkoreksi akibat tekanan jual, dipimpin kejatuhan tajam saham Apple menyusul kekhawatiran perlambatan permintaan produk. Selain itu, turunnya pendapatan Bank of America yang dibawah perkiraan menghantam sektor keuangan.
Saham Apple Inc (AAPL.O) anjlok 5,5 persen menjadi USD402,8 setelah jatuh di bawah USD400 untuk kali pertama sejak Desember 2011. Sementara saham pembuat chip, Cirus Logic (CRUS.O) membukukan pendapatan yang mengecewakan.
Saham keuangan turun setelah Bank of America Corp (BAC.N) membukukan pendapatan dan laba yang berada di bawah ekspektasi.
Koreksi yang terjadi pada perdagangan Rabu menambah pandangan bahwa pasar saham mulai memasuki tren menurun. Pasar saham telah menikmati kenaikan yang tajam sejak awal tahun, namun pada Senin lalu, indeks S & P 500 mencatat hari terburuk sejak 7 November 2012 menyusul penurunan tajam pada harga emas.
"Setelah aksi jual emas pada perdagangan Senin lalu yang memberikan ketakutan di pasar saham Amerika Serikat menyebabkan investor kurang agresif, sehingga pasar saham terkoreksi. Ini bisa jadi merupakan tanda awal dari terkoreksinya pasar saham," kata Managing Director Rosenblatt Securities, Gordon Charlop seperti dilansir Reuters, Kamis (18/4/2013).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,19 poin atau 0,94 persen ke 14.618,59; The Standard & Poor 500 turun 22,56 poin atau 1,43 persen ke 1.552,01 dan Nasdaq Composite Index 59,96 poin atau 1,84 persen ke 3.204.67.
Volume perdagangan tercatat sekitar 7,89 miliar saham di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT jauh di atas volume penutupan rata-rata harian sekitar 6,36 miliar saham di tahun ini.
Saham Apple Inc (AAPL.O) anjlok 5,5 persen menjadi USD402,8 setelah jatuh di bawah USD400 untuk kali pertama sejak Desember 2011. Sementara saham pembuat chip, Cirus Logic (CRUS.O) membukukan pendapatan yang mengecewakan.
Saham keuangan turun setelah Bank of America Corp (BAC.N) membukukan pendapatan dan laba yang berada di bawah ekspektasi.
Koreksi yang terjadi pada perdagangan Rabu menambah pandangan bahwa pasar saham mulai memasuki tren menurun. Pasar saham telah menikmati kenaikan yang tajam sejak awal tahun, namun pada Senin lalu, indeks S & P 500 mencatat hari terburuk sejak 7 November 2012 menyusul penurunan tajam pada harga emas.
"Setelah aksi jual emas pada perdagangan Senin lalu yang memberikan ketakutan di pasar saham Amerika Serikat menyebabkan investor kurang agresif, sehingga pasar saham terkoreksi. Ini bisa jadi merupakan tanda awal dari terkoreksinya pasar saham," kata Managing Director Rosenblatt Securities, Gordon Charlop seperti dilansir Reuters, Kamis (18/4/2013).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,19 poin atau 0,94 persen ke 14.618,59; The Standard & Poor 500 turun 22,56 poin atau 1,43 persen ke 1.552,01 dan Nasdaq Composite Index 59,96 poin atau 1,84 persen ke 3.204.67.
Volume perdagangan tercatat sekitar 7,89 miliar saham di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT jauh di atas volume penutupan rata-rata harian sekitar 6,36 miliar saham di tahun ini.
(rna)
Lihat Juga :