Kuroda klaim G20 pahami alasan stimulus Jepang

Jum'at, 19 April 2013 - 11:08 WIB
Kuroda klaim G20 pahami...
Kuroda klaim G20 pahami alasan stimulus Jepang
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ), Haruhiko Kuroda mengatakan, kelompok 20 negara (G20) memahami kasus stimulus moneter yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kami sama sekali tidak berniat melemahkan mata uang," kata Kuroda di Washington, AS, di mana dia menghadiri pertemuan pertama G-20, sebagai kepala bank sentral, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (19/4/2013).

"Pelonggaran BoJ adalah untuk tujuan kebijakan domestik guna mencapai target inflasi 2 persen sedini mungkin," tambahnya.

Ditanya apakah pertemuan kepala keuangan dan gubernur bank sentral di Washington akan mempertimbangkan risiko Jepang memicu devaluasi kompetitif, Kuroda, 68, mengatakan, "Itu mungkin tidak akan dibahas banyak".

Menurut pernyataan rancangan yang dipersiapkan untuk pertemuan pekan ini, negara G20 menegaskan komitmennya menghindari devaluasi kompetitif tanpa mengasingkan bangsa manapun.

Yen tercatat telah turun sekitar 20 persen terhadap dolar AS dalam enam bulan terakhir, penurunan terbesar di antara 16 mata uang utama.

"Kemungkinan besar bahwa hasil dari pertemuan G-20 akan memberikan tailwinds untuk Jepang dan depresiasi yen," kata Takahiro Sekido, strategist dari Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd, yang sebelumnya bekerja di BoJ.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
2 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
3 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
5 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
6 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
8 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved