Sesi I, IHSG menguat 0,15% ke 5.019
Jum'at, 19 April 2013 - 11:59 WIB
Sesi I, IHSG menguat 0,15% ke 5.019
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I akhir pekan ini ditutup naik 7,31 poin atau 0,15 persen ke level 5.019,94.
Sementara pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari kemarin, dengan naik 4,62 poin atau 0,09 persen ke level 5.017,26. Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil mencetak rekor baru, dengan menguat 13,99 poin atau 0,28 persen ke level 5.012,64.
Indeks LQ45 siang ini berakhir naik 1,19 poin atau 0,14 persen ke level 850,74. Sedangkan indeks di kawasan Asia mayoritas bertahan di teritori hijau.
Indeks Shanghai naik 30,02 poin atau 1,37 persen ke 2.227,63; Hang Seng menguat 223,58 poin atau 1,52 persen ke level 21.736,10; Straits Times turun 3,52 poin atau 0,11 persen ke 3.292,85 dan Nikkei 225 menguat 59,34 poin atau 0,45 persen ke 13.279,41.
Siang ini, mayoritas sektor saham menguat dengan penguatan tertinggi terjadi pada saham sektor properti positif 0,83 persen. Sedangkan sektor yang melamh, yakni konsumer minus 0,15 persen dan tambang terkoreksi 0,99 persen.
Di bursa Indonesia, sebanyak 114 saham tercatat naik, 114 saham turun dan 115 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,36 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,67 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp170,66 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp50 ke Rp3.150, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp50 ke Rp25.400 dan PT Bank Negara Indoensia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.300.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.250 ke Rp37.200, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 ke Rp50.850 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp6.500.
Sementara pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari kemarin, dengan naik 4,62 poin atau 0,09 persen ke level 5.017,26. Pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil mencetak rekor baru, dengan menguat 13,99 poin atau 0,28 persen ke level 5.012,64.
Indeks LQ45 siang ini berakhir naik 1,19 poin atau 0,14 persen ke level 850,74. Sedangkan indeks di kawasan Asia mayoritas bertahan di teritori hijau.
Indeks Shanghai naik 30,02 poin atau 1,37 persen ke 2.227,63; Hang Seng menguat 223,58 poin atau 1,52 persen ke level 21.736,10; Straits Times turun 3,52 poin atau 0,11 persen ke 3.292,85 dan Nikkei 225 menguat 59,34 poin atau 0,45 persen ke 13.279,41.
Siang ini, mayoritas sektor saham menguat dengan penguatan tertinggi terjadi pada saham sektor properti positif 0,83 persen. Sedangkan sektor yang melamh, yakni konsumer minus 0,15 persen dan tambang terkoreksi 0,99 persen.
Di bursa Indonesia, sebanyak 114 saham tercatat naik, 114 saham turun dan 115 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,36 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,67 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp170,66 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp50 ke Rp3.150, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp50 ke Rp25.400 dan PT Bank Negara Indoensia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.300.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.250 ke Rp37.200, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 ke Rp50.850 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp6.500.
(rna)
Lihat Juga :