China menggiurkan bagi produsen mobil mewah

Jum'at, 19 April 2013 - 13:37 WIB
China menggiurkan bagi...
China menggiurkan bagi produsen mobil mewah
A A A
Sindonews.com - Produsen mobil mewah memandang China sebagai pasar penting di dunia. Hal tersebut seiring semakin banyaknya orang kaya dengan naluri memamerkan kekayaan membayar ratusan ribu dolar untuk kendaraan istimewa.

Dilansir dari Global Post, Jumat (19/4/2013), menurut konsultan McKinsey, pasar mobil premium di China dengan kisaran harga USD190.000 mencapai 1,25 juta unit kendaraan pada tahun lalu, pasar kedua terbesar setelah Amerika Serikat.

Pembuat mobil ultra-mewah yang memasang harga lebih tinggi mengatakan, China menjadi pasar penting karena meningkatnya pendapatan di negara berkembang tersebut. China adalah pasar terbesar kedua di dunia setelah AS untuk Rolls-Royce Motor Cars pada 2012.

"Kami pikir pasar ini memiliki jangka panjang dan masa depan yang sehat," kata Jolyon Nash, direktur penjualan dan pemasaran Rolls-Royce.

"Pelanggan China memiliki apresiasi besar untuk barang mewah dan super mewah. Ada kecenderungan sebagai budaya untuk merayakan keberhasilan," tambahnya.

Taipan konstruksi China, Niu Yeqing misalnya. Dia memiliki empat mobil mewah, termasuk Mercedes-Benz hitam seri S600 dan Porsche merah burgundy milik istrinya.

Niu tidak berencana berhenti mengoleksi. Akhir pekan ini, dia akan belanja untuk mobil Bentley buatan Inggris dengan anggaran sebesar USD790 ribu dalam pameran mobil di Shanghai, yang dibuka pada Minggu ini.

Pada pertunjukan sebelumnya, dia telah membeli mobil Audi A8 Jerman, yang dia berikan sebagai hadiah. "Bukankah mobil bagi orang-orang untuk dinikmati?" ujarnya.

Konsumen seperti Niu adalah alasan mengapa China menjadi pasar penting bagi pembuat mobil mewah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
30 menit yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
1 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
2 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
3 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved