IHSG terkoreksi dan tinggalkan level 5.000
Jum'at, 19 April 2013 - 15:57 WIB
IHSG terkoreksi dan tinggalkan level 5.000
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini berakhir negatif dan bertolak belakang dengan penutupan bursa di kawasan Asia, yang berakhir di zona hijau. IHSG kembali keluar dari level 5.000, dengan ditutup terkoreksi 14,18 poin atau 0,28 persen ke level 4.998,46.
Level intraday tertinggi IHSG hari ini berada pada 5.023,71. Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari kemarin, dengan naik 4,62 poin atau 0,09 persen ke level 5.017,26. IHSG pada sesi I ditutup naik 7,31 poin atau 0,15 persen ke level 5.019,94.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil mencetak rekor baru, dengan menguat 13,99 poin atau 0,28 persen ke level 5.012,64. Indeks LQ45 sore ini berakhir minus 2,59 poin atau 0,31 persen ke level 846,95. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup di teritori hijau.
Indeks Shanghai naik 47,04 poin atau 2,14 persen ke 2.244,64; Hang Seng melonjak 501,05 poin atau 2,33 persen ke level 22.013,57; Straits Times naik 2,54 poin atau 0,08 persen ke 3.298,91 dan Nikkei 225 menguat 96,41 poin atau 0,73 persen ke 13.316,48.
Sore ini, saham yang menopang IHSG, yakni agri, infrastruktur, keuangan dan properti. Sedangkan yang membebani IHSG adalah konsumer, tambang, aneka industri, manufaktur, perdagangan dan industri dasar.
Di bursa Indonesia, sebanyak 121 saham tercatat naik, 160 saham turun dan 105 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp6,63 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,63 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp240,83 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp25 ke Rp3.125, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp250 ke Rp18.500 dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) naik Rp80 ke Rp970.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.150 ke Rp37.300, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.550 ke Rp50.100 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp200 ke Rp6.400.
Level intraday tertinggi IHSG hari ini berada pada 5.023,71. Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan penguatan yang terjadi pada hari kemarin, dengan naik 4,62 poin atau 0,09 persen ke level 5.017,26. IHSG pada sesi I ditutup naik 7,31 poin atau 0,15 persen ke level 5.019,94.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil mencetak rekor baru, dengan menguat 13,99 poin atau 0,28 persen ke level 5.012,64. Indeks LQ45 sore ini berakhir minus 2,59 poin atau 0,31 persen ke level 846,95. Sedangkan indeks di kawasan Asia ditutup di teritori hijau.
Indeks Shanghai naik 47,04 poin atau 2,14 persen ke 2.244,64; Hang Seng melonjak 501,05 poin atau 2,33 persen ke level 22.013,57; Straits Times naik 2,54 poin atau 0,08 persen ke 3.298,91 dan Nikkei 225 menguat 96,41 poin atau 0,73 persen ke 13.316,48.
Sore ini, saham yang menopang IHSG, yakni agri, infrastruktur, keuangan dan properti. Sedangkan yang membebani IHSG adalah konsumer, tambang, aneka industri, manufaktur, perdagangan dan industri dasar.
Di bursa Indonesia, sebanyak 121 saham tercatat naik, 160 saham turun dan 105 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp6,63 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 6,63 miliar lembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp240,83 miliar.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp25 ke Rp3.125, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp250 ke Rp18.500 dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) naik Rp80 ke Rp970.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.150 ke Rp37.300, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.550 ke Rp50.100 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp200 ke Rp6.400.
(rna)
Lihat Juga :