Pemerintah dinilai tak serius jalankan diversifikasi energi

Minggu, 21 April 2013 - 10:18 WIB
Pemerintah dinilai tak...
Pemerintah dinilai tak serius jalankan diversifikasi energi
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII DPR, Ismayaun menilai, selama ini pemerintah tidak serius menjalankan program diversifikasi energi yang telah dicanangkan.

"Pemerintah tidak serius untuk mengembangkan energi alternatif seperti BBG (bahan bakar gas). Seharusnya ini bisa membantu mengatasi persoalan," ujar Ismayatun ketika dihubungi Sindonews pada 20 April 2013 malam.

Alumnus jurusan Teknik Kimia Universitas Sriwijaya ini menyayangkan kinerja pemerintah yang dianggap kurang optimal untuk mengembangkan diversifikasi energi seperti energi gas.

"Contohnya Bajaj yang menggunakan BBG itu. Seandainya pemerintah sejak dulu mengembangkan bajaj yang menggunakan BBG, mungkin masalahnya tidak separah seperti sekarang," ujarnya.

Pihaknya meminta agar pemerintah memberikan insentif untuk pengembangan energi alternatif. "Pemerintah harusnya banyak memberikan insentif agar energi alternatif dapat lebih dikembangkan," kata dia.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyatakan bahwa program diversifikasi energi masih akan terus dijalankan pemerintah, kendati harga BBM bersubsidi untuk kendaraan pribadi dinaikkan.

Menurut Hatta, kenaikan harga BBM Bersubsidi juga untuk mendukung pengembangan program diversifikasi energi. Pemerintah suah lama mencanangkan program diversifikasi energi, salah satunya dengan penggunaan energi gas untuk menggantikan BBM.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pupuk Indonesia Dorong...
Pupuk Indonesia Dorong Percepatan Konversi Motor BBM ke Listrik
Wuih! Ada 1.000 Unit...
Wuih! Ada 1.000 Unit Konversi Motor Jadi Listrik Gratis di Jabodetabek, Buruan Daftar!
Pertamina Siapkan 56.000...
Pertamina Siapkan 56.000 Paket Konversi LPG untuk Nelayan Tahun Ini
Tekan Impor BBM, PLN...
Tekan Impor BBM, PLN Konversi 250 MW PLTD ke PLTS di 2022
Anggota DPR RI Minta...
Anggota DPR RI Minta Kuota Minyak Tanah di Maluku Dikembalikan
1 Juta Keluarga di Jabar...
1 Juta Keluarga di Jabar Bakal Dapat Program Konversi Gas ke Listrik
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
44 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved