Minim aksi beli, IHSG diproyeksi lesu

Senin, 22 April 2013 - 08:12 WIB
Minim aksi beli, IHSG...
Minim aksi beli, IHSG diproyeksi lesu
A A A
Sindonews.com - Diterpa pelemahan pada perdagangan akhir pekan kemarin membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak tak bergairah mengawali pekan ini.

"Secara harian, data membentuk pola bearish harami cross mengindikasikan melemahnya aksi beli di hari Senin dalam kisaran support-resistance 4.964 dan 5.020," terang Kepala riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Senin (22/4/2013).

Setelah minggu lalu Dow turun -317,55 Poin (-2,14 persen) akibat kekhawatiran laba bersih dan pendapatan kuartal I/2013 seperti GE dan IBM, nampaknya minggu ini tak kalah volatile-nya karena akan ada 170 emiten yang tergabung dalam S&P 500.

Selain itu, lanjut Edwin akan ada 10 emiten dalam Dow Jones yang akan merilis laporan keuangan kuartal I/2013, seperti Caterpillar, Halliburton, Hasbro, Netflix, Texas Instruments pada hari Senin. DuPont, United Tech, Delta Airlines, Apple, AT&T pada hari Selasa.

Sementara Barclays, Boeing, Credit Suisse, Ford, GlaxoSmithKline, P&G, Qualcomm pada hari Rabu. AstraZeneca, Bristol-Myers, Conoco Phillips, ExxonMobil, 3M, UPS, Baidu, Starbucks pada Kamis serta Chevron, Honda pada hari Jumat.

Di sisi lain, menurut Edwin, beberapa data ekonomi Amerika Serikat (AS) penting yang perlu diperhatikan, seperti existing home sales pada hari Senin, PMI manufacturing index, FHFA home price index, dan new home sales pada hari Selasa, durable goods orders pada hari Rabu, jobless claims pada hari Kamis dan GDP, consumer sentiment pada hari Jumat.

Di luar AS, laporan ekonomi negara besar yang perlu diperhatikan, seperti China (HSBC Flash Manufacturing PMI), Japan (CPI, BOJ Monetary Policy Statement), zona Eropa (PMI Manufacturing and Services).

"Setelah sepekan lalu IHSG menguat 61,25 poin (+1,24 persen) diiringi net buy asing Rp228,9 miliar atau selama 16 minggu mencapai Rp17,89 triliun maka sepanjang minggu ini ada dua faktor sebagai market movers dari dalam negeri, yakni rilis laporan keuangan kuartal I/2013 dan emiten mana lagi yang akan memberikan dividen dan seberapa besar pay out ratio-nya," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
169 Saham Menguat Pagi...
169 Saham Menguat Pagi Ini, IHSG Terangkat ke Posisi 6.042
IHSG Masih Berkutat...
IHSG Masih Berkutat di Zona Merah Pagi Ini, Dibuka Turun 24 Poin
Pergerakan Indeks Masih...
Pergerakan Indeks Masih Terbatas, IHSG Diprediksi Sideways
Awal Pekan, IHSG Dibuka...
Awal Pekan, IHSG Dibuka Menyusut 5 Poin ke Level 6.011
Intip Rekomendasi Saham...
Intip Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini Saat IHSG Berpeluang Menghijau
Diprediksi Masih Betah...
Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Ini Rekomendasi Menu Saham Hari Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved