Swasta diminta berani lawan BUMN

Senin, 22 April 2013 - 10:47 WIB
Swasta diminta berani...
Swasta diminta berani lawan BUMN
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengimbau pihak swasta yang cenderung mengerem bisnis, dikarenakan situasi perekonomian global yang tidak menentu, melawan BUMN yang sudah semakin menggurita dalam mengembangkan bisnis.

"Ada tanda tanya, apakah swasta lagi mengerem akibat situasi global, karena BUMN sudah kita minta tidak membatalkan proyek apapun, dan kalau swasta ngerem tidak baik karena bisa tidak seimbang," ujarnya di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (22/4/2013).

Menurutnya, jika BUMN terlalu maju maka akan tidak baik. "Karena forum ini banyak mengundang pihak swasta, saya ingin memberitahu swasta tolong lawan BUMN, jangan dibiarkan," ujarnya.

Dia menjelaskan, apabila swasta aktif dalam bersaing dengan BUMN maka belum tentu salah satu pihak mengalami kekalahan bisnis. Tetapi hal ini bisa menjadi simbol ekspansi swasta dan perusahaan pelat merah dalam menghadapi perusahaan-perusahaan asing.

"Ada juga logika yang mengatakan apabila swasta melawan, BUMN akan mati, belum tentu hal tersebut terjadi.Kenyataan sehari-hari apabila pihak A melawan B belum tentu salah satu mati, bisa dua-duanya menang malah yang mati bisa si C atau D. Ini yang kita harapkan, swasta dan BUMN menjadi kuat, yang kalah mungkin pihak asing. Jadi apabila BUMN dan swasta sama-sama ekspansi maka akan baik," pungkas Dahlan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
11 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
24 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved