Awal pekan, rupiah berakhir melemah
Senin, 22 April 2013 - 16:22 WIB
Awal pekan, rupiah berakhir melemah
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal pekan ini berakhir turun tipis seiring melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini. Padahal akhir pekan pekan lalu, rupiah berhasil terapresiasi, bertolak belakang dengan posisi IHSG yang melemah.
Pada penutupan perdagangan hari ini, posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) turun 4 poin menjadi Rp9.713 per USD dibanding akhir pekan lalu senilai Rp9.709 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini turun 11 poin menjadi Rp9.716 dibanding Jumat (19/4/2013) di Rp9.705 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup pada posisi Rp9.713 per USD, dengan kisaran harian Rp9.714-9.756 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti sebelumnya mengatakan, gerak rupiah dipengaruhi aksi ambil untung (profit taking) yang terjadi di pasar. Sementara hasil pertemua G-20 tidak berhasil memberi sentimen positif terhadap rupiah.
"Bank Indonesia akan terus mengawal pergerakan nilai tukar rupiah," kata dia dalam risetnya, Senin (22/4/2013).
Pada penutupan perdagangan hari ini, posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) turun 4 poin menjadi Rp9.713 per USD dibanding akhir pekan lalu senilai Rp9.709 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini turun 11 poin menjadi Rp9.716 dibanding Jumat (19/4/2013) di Rp9.705 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup pada posisi Rp9.713 per USD, dengan kisaran harian Rp9.714-9.756 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti sebelumnya mengatakan, gerak rupiah dipengaruhi aksi ambil untung (profit taking) yang terjadi di pasar. Sementara hasil pertemua G-20 tidak berhasil memberi sentimen positif terhadap rupiah.
"Bank Indonesia akan terus mengawal pergerakan nilai tukar rupiah," kata dia dalam risetnya, Senin (22/4/2013).
(rna)