2012, laba INCO merosot 80%

Selasa, 23 April 2013 - 11:32 WIB
2012, laba INCO merosot...
2012, laba INCO merosot 80%
A A A
Sindonews.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan penurunan laba sepanjang tahun lalu cukup dalam mencapai 79,77 persen menjadi USD67,5 juta dibanding capaian laba tahun 2011 yang tercatat sebesar USD333,8 juta.

Presiden Direktur INCO, Nicolass D Kanter menerangkan, penurunan laba terutama terjadi karena melemahnya harga komoditas nikel di pasar dunia. Selain itu, juga dikontribusi dari meningkatnya biaya produksi sebagai akibat meningkatnya harga minyak bakar bersulfur tinggi (High Sulfur Fuel Oil/HSFO).

"Beban pokok pendapatan pada 2012 meningkat 10 persen, terutama karena kenaikan harga HSFO dan meningkatnya biaya bahan pembantu. Oleh karena itu, perseroan mencatat laba sebesar USD67,5 juta dibanding laba tahun 2011 sebesar USD333,8 Juta," terang Kanter usai RUPST di Jakarta, Selasa (23/4/2013).

Selain meningkatnya beban produksi, Kanter menjelaskan, menurunnya harga nikel di pasar dunia juga berdampak pada menurunnya pendapatan produksi perseroan pada tahun 2012. Pada tahun lalu, pendapatan tercatat hanya sebesar USD967,3 juta atau turun 22,15 persen dibandingkan tahun 2011 sebesar USD1,24 miliar.

"Harga nikel yang rendah berdampak pada pendapatan PT Vale sebesar USD967,3 juta," ungkapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Divestasi Saham Vale...
Divestasi Saham Vale Indonesia Dinilai Masih Kemahalan, Begini Kata Wamen BUMN Tiko
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
Melihat Aktivitas Tambang...
Melihat Aktivitas Tambang Nikel PT Vale Indonesia
Kinerja Positif, PT...
Kinerja Positif, PT Vale Cetak Laba 25,1 Juta Dolar AS pada Triwulan II 2021
PT Vale Dukung Pengembangan...
PT Vale Dukung Pengembangan Konservasi Taman Wisata Danau Matano
Triwulan II 2021, PT...
Triwulan II 2021, PT Vale Bukukan Penjualan Senilai 208 Juta Dolar AS
Berita Terkini
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
42 menit yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
1 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved