Solar langka, transportasi di Cirebon nyaris lumpuh

Selasa, 23 April 2013 - 14:57 WIB
Solar langka, transportasi...
Solar langka, transportasi di Cirebon nyaris lumpuh
A A A
Sindonews.com - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan Cirebon, Jawa Barat (Jabar).

Kelangkaan tersebut menyebabkan operasional sekitar 1.000 bus, truk, elf, dan moda transportasi tersendat dan nyaris lumpuh. Bahkan, sejumlah angkutan penumpang seperti bus pariwisata tidak bisa beroperasi akibat kelangkaan solar di Cirebon.

"Beberapa bus pariwisata terpaksa berhenti beroperasi karena tidak ada solar di Cirebon. Kondisi ini sudah terjadi sejak empat hari lalu," kata Ketua DPD Organda Jabar, Aldo F Wiyana di Bandung, Selasa (23/4/2013)

Menurutnya, kelangkaan BBM jenis solar di Kota dan Kabupaten Cirebon telah terjadi sejak beberapa hari lalu. Hari ini, kelangkaan solar sampai pada titik puncak. Hampir di beberapa SPBU kehabisan solar. Padahal, Cirebon merupakan jalur penting untuk lalu lintas angkutan penumpang, barang, serta kendaraan pribadi.

Aldo memperkirakan, operasional sekitar 400 bus tersendat akibat kelangkaan tersebut. Bus yang tidak memiliki cukup solar, tidak berani melayani perjalanan, khawatir kehabisan BBM di tengah jalan. Sisanya, memaksakan beroperasi sembari mencari solar di luar daerah.

"Bus yang tidak punya cukup solar, memilih berhenti beroperasi," kata pengusaha bus Bhineka itu.

Kondisi tersebut, lanjut dia, sangat merugikan pengusaha transportasi. Namun demikian, Aldo belum bisa memperkirakan, berapa jumlah kerugian materi yang mesti ditanggung industri transportasi.

Menurutnya, kerugian tidak hanya akibat batalnya kontrak bus pariwisata dan tidak adanya pendapatan untuk angkutan penumpang, tapi juga potensi kerugian dari kerusakan onderdil akibat minimnya solar di tangki bahan bakar. "Apabila kehabisan solar di jalan, mesin bisa rusak," tuturnya.

Dia mengkhawatirkan, kondisi ini akan melumpuhkan jalur transportasi massal. Untuk angkutan penumpang, bus melayani perjalanan dari Cirebon ke Bandung, Tasikmalaya, Semarang, Cilacap, Jakarta, dan sebagian ke bagian Sumatera.

Aldo mengatakan, apabila kondisi tersebut tidak segera di atasi, akan berdampak terhadap transportasi umum. Aldo menyayangkan upaya Pertamina membatasi penjualan solar di kawasan tersebut. "Solar sebagian besar dipakai angkutan umum. Semestinya tidak ada pembatasan," beber dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani di Wajo Sebut...
Petani di Wajo Sebut Kelangkaan BBM Subsidi Akibat Dijual Ilegal
Solar Langka, Nelayan...
Solar Langka, Nelayan di Maros Terpaksa Libur Melaut
Sorong Krisis BBM, Pertamina...
Sorong Krisis BBM, Pertamina Bantah dan Minta Warga Tak Panik
Kelangkaan BBM di Balikpapan,...
Kelangkaan BBM di Balikpapan, Pertamina Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya
Solar di Gresik Kosong,...
Solar di Gresik Kosong, Nelayan dan Petani Kelimpungan
Antrean Panjang Solar...
Antrean Panjang Solar Bersubsidi Picu Kemacetan, Pertamina Bilang Begini
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
15 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
24 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
45 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved