Sesi I, IHSG menguat 0,35% ke 4.992
Rabu, 24 April 2013 - 12:02 WIB
Sesi I, IHSG menguat 0,35% ke 4.992
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini menguat, meski kembali di bawah level psikologisnya yang berhasil dicapai pada perdagangan pagi tadi. IHSG naik 17,17 poin atau 0,35 persen ke level 4.992,50.
Pagi tadi, IHSG dibuka melonjak 26,04 poin atau 0,52 persen ke level 5.001,37. Menguatnya IHSG dipicu sentimen positif dari Wall Street pada perdagangan semalam. Sementara IHSG pada perdagangan kemarin ditutup merosot 21,59 poin atau 0,43 persen ke level 4.975,33 karena diserang aksi jual.
Indeks LQ45 siang ini berakhir di teritori hijau, dengan menguat 3,31 poin atau 0,39 persen ke level 846,28. Indeks di kawasan Asia ditutup di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 14,87 poin atau 0,68 persen ke 2.199,41; Hang Seng menguat 319,99 poin atau 1,47 persen ke level 22.126,60; Straits Times naik 10,87 poin atau 0,33 persen ke 3.295,22 dan Nikkei 225 menguat 236,63 poin atau 1,75 persen ke 13.766,28.
Di bursa Indonesia, sebanyak 145 saham tercatat naik, 95 saham turun dan 113 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,71 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,98 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan nilai transaksi jual asing tercatat Rp136,75 miliar.
Seluruh sektor saham menguat pada perdagangan siang ini, dengan kenaikan tertinggi dipimpin saham sektor properti yang naik 0,7 persen, diikuti sektor konsumer yang menguat 0,58 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp250 ke Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.500 ke Rp50.600 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp50 ke Rp25.150 dan
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp100 ke Rp38.400, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 ke Rp5.200 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp17.550.
Pagi tadi, IHSG dibuka melonjak 26,04 poin atau 0,52 persen ke level 5.001,37. Menguatnya IHSG dipicu sentimen positif dari Wall Street pada perdagangan semalam. Sementara IHSG pada perdagangan kemarin ditutup merosot 21,59 poin atau 0,43 persen ke level 4.975,33 karena diserang aksi jual.
Indeks LQ45 siang ini berakhir di teritori hijau, dengan menguat 3,31 poin atau 0,39 persen ke level 846,28. Indeks di kawasan Asia ditutup di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 14,87 poin atau 0,68 persen ke 2.199,41; Hang Seng menguat 319,99 poin atau 1,47 persen ke level 22.126,60; Straits Times naik 10,87 poin atau 0,33 persen ke 3.295,22 dan Nikkei 225 menguat 236,63 poin atau 1,75 persen ke 13.766,28.
Di bursa Indonesia, sebanyak 145 saham tercatat naik, 95 saham turun dan 113 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp2,71 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,98 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan nilai transaksi jual asing tercatat Rp136,75 miliar.
Seluruh sektor saham menguat pada perdagangan siang ini, dengan kenaikan tertinggi dipimpin saham sektor properti yang naik 0,7 persen, diikuti sektor konsumer yang menguat 0,58 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp250 ke Rp11.000, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.500 ke Rp50.600 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp50 ke Rp25.150 dan
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp100 ke Rp38.400, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 ke Rp5.200 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp17.550.
(rna)
Lihat Juga :