IHSG berakhir positif ke level 5.011
Rabu, 24 April 2013 - 15:59 WIB
IHSG berakhir positif ke level 5.011
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini berakhir positif, dengan menguat 36,28 poin atau 0,73 persen ke level 5.011,61.
Pagi tadi, IHSG dibuka melonjak 26,04 poin atau 0,52 persen ke level 5.001,37. Menguatnya IHSG dipicu sentimen positif dari Wall Street pada perdagangan semalam.
Sementara pada sesi I, IHSG naik 17,17 poin atau 0,35 persen ke level 4.992,50. IHSG pada perdagangan kemarin ditutup merosot 21,59 poin atau 0,43 persen ke level 4.975,33 karena diserang aksi jual.
Indeks LQ45 sore ini berakhir di teritori hijau, dengan menguat 7,69 poin atau 0,91 persen ke level 850,66. Indeks di kawasan Asia ditutup di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 33,78 poin atau 1,55 persen ke 2.218,32; Hang Seng menguat 376,44 poin atau 1,73 persen ke level 22.183,05; Straits Times naik 24,23 poin atau 0,74 persen ke 3.308,58 dan Nikkei 225 menguat 313,81 poin atau 2,32 persen ke 13.847,46.
Di bursa Indonesia, sebanyak 159 saham tercatat naik, 125 saham turun dan 103 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,47 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 4,27 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan nilai transaksi jual asing tercatat Rp57,4 miliar.
Seluruh sektor saham menguat pada perdagngan siang ini, dengan kenaikan tertinggi dipimpin saham sektor konsumer yang naik 1,47 persen, diikuti sektor properti yang menguat 1,08 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp300 ke Rp11.050, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.600 ke Rp50.700 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 ke Rp25.500 dan
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp100 ke Rp38.400, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp150 ke Rp5.150 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp17.550.
Pagi tadi, IHSG dibuka melonjak 26,04 poin atau 0,52 persen ke level 5.001,37. Menguatnya IHSG dipicu sentimen positif dari Wall Street pada perdagangan semalam.
Sementara pada sesi I, IHSG naik 17,17 poin atau 0,35 persen ke level 4.992,50. IHSG pada perdagangan kemarin ditutup merosot 21,59 poin atau 0,43 persen ke level 4.975,33 karena diserang aksi jual.
Indeks LQ45 sore ini berakhir di teritori hijau, dengan menguat 7,69 poin atau 0,91 persen ke level 850,66. Indeks di kawasan Asia ditutup di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 33,78 poin atau 1,55 persen ke 2.218,32; Hang Seng menguat 376,44 poin atau 1,73 persen ke level 22.183,05; Straits Times naik 24,23 poin atau 0,74 persen ke 3.308,58 dan Nikkei 225 menguat 313,81 poin atau 2,32 persen ke 13.847,46.
Di bursa Indonesia, sebanyak 159 saham tercatat naik, 125 saham turun dan 103 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp5,47 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 4,27 miliar lembar saham. IHSG mengalami tekanan jual, dengan nilai transaksi jual asing tercatat Rp57,4 miliar.
Seluruh sektor saham menguat pada perdagngan siang ini, dengan kenaikan tertinggi dipimpin saham sektor konsumer yang naik 1,47 persen, diikuti sektor properti yang menguat 1,08 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp300 ke Rp11.050, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.600 ke Rp50.700 dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp400 ke Rp25.500 dan
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp100 ke Rp38.400, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp150 ke Rp5.150 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp200 ke Rp17.550.
(rna)
Lihat Juga :