Rupiah sore ini naik tipis
Rabu, 24 April 2013 - 16:43 WIB
Rupiah sore ini naik tipis
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ketiga pekan ini ditutup menguat tipis setelah pada hari kemarin terkoreksi. Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap USD seiring naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) naik 1 poin setelah kemarin terkoreksi 15 poin. Sore ini, nilai tukar rupiah terhadap USD parkir di level Rp9.727 per USD, sedangkan hari kemarin berada di Rp9.728 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini menguat ke level Rp9.719 per USD dibanding penutupan kemarin di Rp9.731 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup ke level USD9.727 per USD, dengan kisaran harian 9.718-9.723 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti sebelumnya mengatakan, gerak rupiah pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi sentimen dari China dan Amerika Serikat (AS).
"Rilis data PMI Manufacturing di China yang yang turun di bawah ekspektasi pasar dan membaiknya penjualan rumah baru di AS mengeskalasi dolar," kata dia dalam risetnya, Rabu (24/4/2013)
Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) naik 1 poin setelah kemarin terkoreksi 15 poin. Sore ini, nilai tukar rupiah terhadap USD parkir di level Rp9.727 per USD, sedangkan hari kemarin berada di Rp9.728 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini menguat ke level Rp9.719 per USD dibanding penutupan kemarin di Rp9.731 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup ke level USD9.727 per USD, dengan kisaran harian 9.718-9.723 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti sebelumnya mengatakan, gerak rupiah pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi sentimen dari China dan Amerika Serikat (AS).
"Rilis data PMI Manufacturing di China yang yang turun di bawah ekspektasi pasar dan membaiknya penjualan rumah baru di AS mengeskalasi dolar," kata dia dalam risetnya, Rabu (24/4/2013)
(rna)