IHSG terkoreksi 0,48% ke 4.987
Kamis, 25 April 2013 - 12:03 WIB
IHSG terkoreksi 0,48% ke 4.987
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari berakhir terkoreksi, melanjutkan pelemahan pagi tadi di tengah positifnya bursa kawasan Asia siang ini. IHSG ditutup melemah 23,84 poin atau 0,48 persen ke 4.987,77.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka minus 4,5 poin atau 0,09 persen ke level 5.007,11. Terkoreksinya IHSG menyusul gerak indeks di Wall Street yang mendatar pada perdagangan semalam.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir positif, dengan menguat 36,28 poin atau 0,73 persen ke level 5.011,61. Indeks LQ45 siang ini turun 5,10 poin atau 0,60 persen ke level 845,56. Sedangkan indeks di kawasan Asia berakhir di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 3,79 poin atau 0,17 persen ke 2.222,11; Hang Seng menguat 247,60 poin atau 1,12 persen ke level 22.430,65; Straits Times naik 9,02 poin atau 0,27 persen ke 3.331,73 dan Nikkei 225 menguat 49,95 poin atau 0,36 persen ke 13.893,41.
Di bursa Indonesia, sebanyak 100 saham tercatat naik, 121 saham turun dan 122 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,38 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,58 miliarlembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp20,48 miliar.
Siang ini, mayoritas sektor saham melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin saham sektor aneka industri, yang turun 3,04 persen dan manufaktur minus 1,25 persen. Sementara sektor yang menguat adalah keuangan dan properti yang masing-masing naik 0,47 persen dan 0,05 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.250, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp450 ke Rp25.550 dan HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp400 ke Rp83.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 ke Rp50.1500, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp50 ke Rp11.000 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp300 ke Rp17.300.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka minus 4,5 poin atau 0,09 persen ke level 5.007,11. Terkoreksinya IHSG menyusul gerak indeks di Wall Street yang mendatar pada perdagangan semalam.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG berakhir positif, dengan menguat 36,28 poin atau 0,73 persen ke level 5.011,61. Indeks LQ45 siang ini turun 5,10 poin atau 0,60 persen ke level 845,56. Sedangkan indeks di kawasan Asia berakhir di zona hijau.
Indeks Shanghai naik 3,79 poin atau 0,17 persen ke 2.222,11; Hang Seng menguat 247,60 poin atau 1,12 persen ke level 22.430,65; Straits Times naik 9,02 poin atau 0,27 persen ke 3.331,73 dan Nikkei 225 menguat 49,95 poin atau 0,36 persen ke 13.893,41.
Di bursa Indonesia, sebanyak 100 saham tercatat naik, 121 saham turun dan 122 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp3,38 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,58 miliarlembar saham. Nilai transaksi bersih asing tercatat Rp20,48 miliar.
Siang ini, mayoritas sektor saham melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin saham sektor aneka industri, yang turun 3,04 persen dan manufaktur minus 1,25 persen. Sementara sektor yang menguat adalah keuangan dan properti yang masing-masing naik 0,47 persen dan 0,05 persen.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.250, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp450 ke Rp25.550 dan HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp400 ke Rp83.700.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp800 ke Rp50.1500, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp50 ke Rp11.000 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp300 ke Rp17.300.
(rna)
Lihat Juga :