Samsung cetak rekor laba bersih Q1 USD6,4 miliar
Jum'at, 26 April 2013 - 11:53 WIB
Samsung cetak rekor laba bersih Q1 USD6,4 miliar
A
A
A
Sindonews.com - Bersamaan dengan pelepasan smartphone anyar, Galaxy S4, Samsung Electronic Co mengumumkan rekor keuntungan penjualan pada kuartal pertama (Q1) 2013.
Mereka mencatat lonjakan penjualan sebesar 41,6 persen year-on-year (yoy) dengan laba bersih mencapai rekor 7,15 triliun won (USD6,4 miliar) pada kuartal pertama tahun ini.
Sementara laba operasional berdiri di angka 8,8 triliun won dari divisi IT dan divisi Mobile menyumbang 6,51 triliun won, dengan penjualan 32,82 triliun won dalam tiga bulan hingga Maret.
Dalam pernyataan pendapatannya, Samsung mengatakan, penjualan dari smartphone S3 telah membantu margin keuntungan, tetapi diperingatkan bahwa permintaan global pada kuartal kedua diperkirakan akan teredam.
"Kita mungkin mengalami kompetisi yang semakin ketat di bisnis mobile karena perluasan pasar smartphone mid-low-end," kata Senior Vice President Samsung, Robert Yi, seperti dilansir dari Bangkok Post, Jumat (26/4/2013)
Kini, Samsung mengandalkan ponsel anyarnya, Galaxy S4. Ponsel pintar ini dipersenjatai teknologi kontrol gerak mata, di mana video akan berhenti bila pengguna berpaling. Tidak hanya itu, S4 dilengkapi chip lebih cepat, lebih tipis dan lebih ringan dari model sebelumnya, S3.
Smartphone berfitur high-definition ini memiliki layar lima inci (12,7 sentimeter), pengambilan gambar lebih baik dan mampu menerjemahkan ke dan dari sembilan bahasa.
Galaxy S4 diresmikan bulan lalu dalam acara mewah di New York Radio City Music Hall, mencerminkan ambisi kuat Samsung memperluas kehadirannya di pasar high-end AS melawan saingannya, Apple iPhone.
Mereka mencatat lonjakan penjualan sebesar 41,6 persen year-on-year (yoy) dengan laba bersih mencapai rekor 7,15 triliun won (USD6,4 miliar) pada kuartal pertama tahun ini.
Sementara laba operasional berdiri di angka 8,8 triliun won dari divisi IT dan divisi Mobile menyumbang 6,51 triliun won, dengan penjualan 32,82 triliun won dalam tiga bulan hingga Maret.
Dalam pernyataan pendapatannya, Samsung mengatakan, penjualan dari smartphone S3 telah membantu margin keuntungan, tetapi diperingatkan bahwa permintaan global pada kuartal kedua diperkirakan akan teredam.
"Kita mungkin mengalami kompetisi yang semakin ketat di bisnis mobile karena perluasan pasar smartphone mid-low-end," kata Senior Vice President Samsung, Robert Yi, seperti dilansir dari Bangkok Post, Jumat (26/4/2013)
Kini, Samsung mengandalkan ponsel anyarnya, Galaxy S4. Ponsel pintar ini dipersenjatai teknologi kontrol gerak mata, di mana video akan berhenti bila pengguna berpaling. Tidak hanya itu, S4 dilengkapi chip lebih cepat, lebih tipis dan lebih ringan dari model sebelumnya, S3.
Smartphone berfitur high-definition ini memiliki layar lima inci (12,7 sentimeter), pengambilan gambar lebih baik dan mampu menerjemahkan ke dan dari sembilan bahasa.
Galaxy S4 diresmikan bulan lalu dalam acara mewah di New York Radio City Music Hall, mencerminkan ambisi kuat Samsung memperluas kehadirannya di pasar high-end AS melawan saingannya, Apple iPhone.
(dmd)
Lihat Juga :