Minyak di Asia turun didorong ekonomi lemah AS

Senin, 29 April 2013 - 10:48 WIB
Minyak di Asia turun...
Minyak di Asia turun didorong ekonomi lemah AS
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan di Asia hari ini turun, akibat data lemah ekonomi AS. Menurut para analis, hal ini memicu kekhawatiran permintaan minyak mentah melemah.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni turun 48 sen menjadi USD92,52 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Juni turun 48 sen menjadi USD102,68.

"Melemahnya data PDB (AS) menjadi pertanyaan bagi kondisi bisnis di pasar, menandakan bahwa persediaan akan naik karena permintaan melembut," kata Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari Global Post, Senin (29/4/2013).

Kenaikan persediaan minyak mentah AS menjadi sinyal melemahnya permintaan di ekonomi dan konsumen terbesar di dunia itu, yang menempatkan tekanan pada harga.

Seperti diketahui, Departemen Perdagangan AS melaporkan ekonomi tumbuh dalam kecepatan 2,5 persen pada kuartal pertama (Q1) 2013, di bawah perkiraan rata-rata para analis sebesar 2,8 persen. Di mana pemotongan pengeluaran pemerintah mengimbangi konsumsi swasta dan keuntungan investasi.

Pengeluaran pemerintah federal, terpukul pemotongan anggaran yang menyeret ekonomi. Pemangkasan anggaran USD85 miliar lebih dari tujuh bulan mulai resmi berlaku pada 1 Maret, pengupas defisit negara sangat besar.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved