Perusahaan di Indonesia terbiasa saling membajak SDM potensial

Selasa, 28 Mei 2013 - 14:17 WIB
Perusahaan di Indonesia...
Perusahaan di Indonesia terbiasa saling membajak SDM potensial
A A A
Sindonews.com - Laporan The Boston Consulting Group (BCG) menyatakan, perusahaan harus secara komprehensif mengatasi masalah tenaga kerja dan kepemimpinan, dan tidak bergantung pada strategi jangka pendek seperti merekrut pekerja dari perusahaan kompetitor atau dengan kata lain membajak Sumber Daya Manusia (SDM) potensial milik kompetitor.

"Berburu tenaga kerja dari kompetitor akan mengirim pesan tidak sehat pada karyawan bahwa bila mereka ingin meningkatkan karirnya mereka harus berganti pekerjaan," ungkap laporan tersebut dikutip dari rilis BCG yang diterima Sindonews, Selasa (28/5/2013).

Tackling Indonesia’s Talent Challenges menyarankan delapan pendekatan yang mencakup dan dapat digunakan untuk perencanaan tenaga kerja, rekrutmen, pelatihan, pengembangan karir, manajemen kinerja, merek perusahaan, keahlian pekerja dan sistem meritokrasi.

“Menciptakan sistem pengelolaan tenaga kerja yang terbaik membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dicapai dan seumur hidup untuk dijaga,” kata Bernd Waltermann, Senior Partner BCG dan salah satu penulis laporan “In Indonesia, where talent is so scarce, companies that create that edge will keep it for a long time".

Beberapa perusahaan di Indonesia telah memulai menerapkan beberapa elemen dari pendekatan ini. Astra International, salah satu konglomerasi, sebagai contohnya, telah membangun Astra Management Development Institute, yang mengelola program pengembangan untuk para pegawai baru dan dua tingkatan teratas pemimpin perusahaan.

Pertamina, BUMN minyak dan gas, menggunakan media sosial dalam usaha merekrut pegawai. Perusahaan tersebut memiliki 50.000 followers di Twitter dan Facebook dan menggunakan kedua media tersebut untuk berinteraksi dengan tenaga kerja potensial.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
25 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved