IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.135-5.236

Kamis, 30 Mei 2013 - 08:13 WIB
IHSG diprediksi bergerak...
IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.135-5.236
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari keempat pekan ini diprediksi akan bergerak pada support 5.135-5.165 dan resistance 5.215-5.236.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan, IHSG saat ini sudah memasuki wilayah jenuh beli (overbought). Di samping itu, IHSG telah melewati target resisten yang ditetapkan sebelumnya di 5.195-5.203.

"Mulai adanya tekanan jual membuat IHSG tidak mampu mempertahankan posisi high-nya," kata dia di Jakarta, Kamis (30/5/2013).

Menurut dia, posisi IHSG saat ini akan rawan rebound tanpa didukung laju bursa saham global. Karena itu, dia menyarankan kalangan investor untuk tetap mewaspadai dan mencermati laju bursa saham global.

Sementara itu, laju positif bursa saham AS dan Eropa sebelumnya memberikan imbas yang cukup baik bagi IHSG. Meski sempat terpengaruh dengan variatifnya bursa saham Asia, di mana indeks HIS (yang biasanya menjadi acuan) mengalami penurunan, namun IHSG mampu berbalik arah dan berhasil melewati level psikologisnya di 5.200.

Dengan posisi IHSG yang sedang berada pada fase konsolidasinya dimanfaatkan pelaku pasar untuk melanjutkan aktivitasnya di bursa. Posisi asing yang secara total masih jualan tidak membuat IHSG meninggalkan zona hijaunya karena diimbangi dengan nett buy pada sejumlah saham big caps.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 5.225,08 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 5.153,09 (level terendahnya) jelang akhir sesi I dan berakhir di level 5.176,24.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
16 menit yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
3 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
3 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved