Disperindag Sulsel jamin stok sembako aman

Kamis, 30 Mei 2013 - 19:38 WIB
Disperindag Sulsel jamin...
Disperindag Sulsel jamin stok sembako aman
A A A
Sindonews.com - Jelang bulan Ramadhan yang jatuh pada Juli mendatang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Selatan (Sulsel) menjamin stok beras dan stok gula untuk konsumsi masyarakat aman.

Kepala Disperindag Sulsel Irman Yasin Limpo mengatakan, untuk ketahanan beras atau stok yang ada di Bulog masih mencukupi untuk 30 bulan kedepannya. Sedangkan stok gula pasir masih tersedia 2.600 ton.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir meskipun pola konsumsi cenderung meningkat di bulan suci umat Islam tersebut. Meski demikian, lanjutnya, untuk mengantisipasi kenaikan harga akibat pembatasan kuota impor, pihaknya akan terus melakukan pengawasan proses distribusi mulai dari distributor hingga ke konsumen.

“Tim kami terus melakukan pemantauan harga bahan pokok baik di pasar tradisional maupun pasar modern. Ini juga kami lakukan untuk mengantisipasi agar rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat tidak akan mempengaruhi kenaikan bahan pokok di Sulsel,” ujarnya, Kamis (30/5/2013).

Dari pemantaun di beberapa pasar tradisional, harga gula dan beras masih relatif stabil. Di Pasar tradisional Daya misalnya, harga gula dijual dengan Rp13 ribu perkilogram, semantara beras dengan kemasan 25 kg dijual dengan harga Rp185 ribu.

Sementara di pasar tradisional Antang, harga gula cukup variatif antara Rp13 ribu-Rp14 ribu. Untuk harga beras kualitas sedang dijual dengan harga Rp6.700 per kg dan kualitas nomor satu dijual dengan harga Rp7.000 perkilogram.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Sulsel, Amir Uskara mengatakan, untuk menjamin kestabilan harga dan ketersediaan barang jelang Ramadhan dan Idul Fitri, provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota memang sudah harus membentuk tim yang setiap hari melakukan pemantauan harga termasuk pasar tradisional.

Disperindag juga, lanjutnya, harus menjalin komunikasi dengan otoritas pelabuhan agar memprioritaskan bongkar muat barang kebutuhan pokok. “Kalau ketersediaan cukup, stok banyak maka pedagang akan sulit berspekulasi,” katanya.

Meski demikian, jika terdapat komoditi yang melonjak drastis nantinya, Disperindag pun sudah harus siap melakukan operasi pasar dan pasar murah setelah berkoordinasi dengan distributor. Bahkan jika perlu Pemrov dapat menggunakan dana kontigensi (dana kejadian khusus) untuk mem-backup ketersediaan bahan pokok murah.

“Kontigensi itu ada di APBD. Memang ini dana untuk kejadian khusus, tapi saya kira Dewan akan menyetujui permintaan tersebut kalau sekiranya memang diperlukan,” tandas ketua PPP Sulsel ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Daftar GPS yang Bisa...
Daftar GPS yang Bisa Digunakan saat Mudik Tanpa Nyedot Kuota
Tiket Kereta Lebaran...
Tiket Kereta Lebaran 2024 Sudah Terjual 56 Persen
Jelang Lebaran, Kemenko...
Jelang Lebaran, Kemenko Polkam Pastikan Distribusi Logistik di Jawa Barat Aman
Pemudik Tahun Ini Diprediksi...
Pemudik Tahun Ini Diprediksi Meningkat, Kuota Mudik Gratis BUMN 2023 Diperbanyak
Kepala BPS Waspadai...
Kepala BPS Waspadai Inflasi Ramadan yang Bakal Rendah
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Batas Aman Makan Kue...
Batas Aman Makan Kue Lebaran Biar Berat Badan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved