Output pabrik Jepang melompat 1,7 persen

Jum'at, 31 Mei 2013 - 14:08 WIB
Output pabrik Jepang...
Output pabrik Jepang melompat 1,7 persen
A A A
Sindonews.com - Kinerja pabrik Jepang pada April 2013 lebih baik dari perkiraan, namun ekspor pembangkit tenaga listrik terperosok dalam deflasi.

Kementerian ekonomi Jepang menunjukkan, output pabrik pada April naik 1,7 persen, dibanding bulan sebelumnya. Kemudian, tingkat pengangguran bertahan di level rendah multi-tahunan sebesar 4,1 persen.

"Telah ada pemulihan jelas dalam permintaan tenaga kerja di bidang manufaktur, di belakang stabilisasi ekspor dan produksi industri," kata ekonom Credit Agricole, Yoshiro Sato, seperti dilansir dari Channel News Asia, Jumat (31/5/2013).

Dia menambahkan, proyek-proyek infrastruktur besar setelah bencana gempa-tsunami dua tahun lalu membantu menopang permintaan tenaga kerja.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Jepang di angka 1,6 persen pada tahun ini. Ekonomi di kuartal pertama tumbuh, membenarkan langkah Jepang telah keluar dari resesi.

Tetapi IMF memperingatkan risiko penurunan yang cukup besar jika Jepang tidak memotong utang nasional - yang terburuk di antara negara-negara industri, lebih dari dua kali ukuran ekonomi.

Sebuah survei produsen menunjukkan, produsen Jepang tetap berhati-hati mengharapkan produksi pabrik pada Mei menjadi datar, sebelum tergelincir 1,4 persen pada Juni.

Pengeluaran rumah tangga juga lebih lemah dari perkiraan. Sementara harga konsumen pada April turun 0,4 persen, menggarisbawahi tugas berat dalam membalikkan tahun deflasi yang memiliki pengeluaran pribadi dan investasi bisnis berkerut.

Mata uang yang lebih lemah membuat eksportir Jepang lebih kompetitif di luar negeri dan meningkatkan pendapatan dari luar negeri, pada gilirannya mengangkat saham mereka.

Namun, dampak buruknya membuat impor lebih mahal dan telah mengirimkan tagihan energi Jepang melonjak. Di mana Tokyo berlari ke energi alternatif bahan bakar fosil, setelah menutup reaktor nuklir menyusul krisis atom di Fukushima dua tahun lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
22 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
40 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved