Ini sentimen negatif sebabkan rupiah tertekan

Minggu, 02 Juni 2013 - 13:12 WIB
Ini sentimen negatif...
Ini sentimen negatif sebabkan rupiah tertekan
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sepanjang pekan ini mengalami tekanan dan terperosok mendekati level 10.000 per USD.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan bahwa terperosoknya mata uang domestik lantaran merespon positifnya data-data Amerika Serikat (AS), diantaranya kenaikan durable goods orders dan sentimen lainnya.

"Adanya komentra The Fed di pekan ini membuat rilis data positif memeberikan sentimen positif juga bagi USD, terutama rencana percepatan penarikan stimulus The Fed," kata dia dalam risetnya, Minggu (2/6/2013).

Di sisi lain, berita mundurnya jadwal pemberlakukan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga menjatuhkan mata uang lokal. Pasalnya, pelaku pasar melihat adanya ketidakpastian, sehingga lebih memilih melepas posisi.

"Dengan mundurnya rencana tersebut (kenaikan harga BBM), maka beban APBN yang ditanggung semakin berat dan dapat mempengaruhi laju trade balance maupun current account Indonesia," ujarnya.

Rupiah, Reza menambahkan, juga terkena sentimen negatif dari rilis pemangkasan prospek ekonomi China oleh The Fed, sehingga pelemahan yuan berimbas pada mata uang di sejumlah negara Asia PAsifik, termasuk rupiah.

Meski demikian, pelemahan rupiah pada perdagangan Jumat (31/5/2013) sempat terbatas setelah USD menurun menyusul naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat untuk tenor 10 tahun.

Pada Jumat, Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Jumat (31/5/2013) naik 9 poin menjadi di Rp9.802 per USD dari hari sebelumnya yang berada di posisi Rp9.811 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved