Neraca dagang RI defisit USD1,62 M

Senin, 03 Juni 2013 - 13:02 WIB
Neraca dagang RI defisit...
Neraca dagang RI defisit USD1,62 M
A A A
Sindonews.com - Setelah pada bulan Maret 2013 tercatat mengalami surplus USD304,9 juta, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit pada neraca dagang Indonesia periode April 2013 sebesar USD1,62 miliar. Defisit neraca dagang tersebut, terutama disebabkanperkembangan aktivitas impor sebesar USD16,31 miliar dan ekspor USD14,70 miliar.

"Melihat perkembangan ekspordan impor, defisit migas sebesar USD1,2 miliar, mencakup hasil minyak defisit USD1,6 miliar, minyak mentah defisit USD687,1 juta, gas surplus USD1,16 miliar. Tetapi nonmigas terjadi defisit USD407,4 juta, sebelumnya tidak," kata Kepala BPS, Suryamin di Kantor BPS, Jakarta, Senin (3/6/2013).

Suryamin mengatakan, secara akumulasi pada periode Januari-April, neraca dagang Indonesia masih defisit USD1,85 miliar. Dengan impor Januari-April 2013 sebesar USD60,96 miliar, sementara ekspor USD60,11 miliar.

Untuk itu, Suryamin menegaskan, perlu ada aksi tanggap segera dari pemerintah untuk menjaga harga komoditas yang sudah terlanjur meningkat agar tidak menyebabkan defisit nerca perdagangan terjadi semakin dalam.

"Ini besar ya (defisit neraca dagang), perlu pemerintah menjaga komoditas-komoditas yang sudah meningkat," tutur Suryamin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Usai Deflasi Beruntun,...
Usai Deflasi Beruntun, Bulan Oktober 2020 Kembali Inflasi 0,07%
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
BPS Catat Inflasi 0,28...
BPS Catat Inflasi 0,28 Persen pada November 2020
BPS: Deflasi Juni Cetak...
BPS: Deflasi Juni Cetak Rekor Tertinggi Perdana di 2021
Deflasi Kembali Terjadi...
Deflasi Kembali Terjadi di Agustus 2020, BPS Catat Sebesar 0,05%
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved